PESISIR SELATAN – Kabar baik perlahan menghampiri para petani kelapa sawit di Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat. Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di wilayah tersebut dilaporkan mulai menunjukkan tren kenaikan secara bertahap.
Terhitung pada hari Rabu tanggal 28-05- 2026 di tiga PKS di Kabupaten Pesisir Selatan harga :
– TEU Rp.2235
– SDTN Rp.2010
– SJAL Rp.2095
Berdasarkan pantauan di lapangan, harga beli di tingkat agen atau pengepul cukup bervariasi di setiap wilayah.
Di Kecamatan Pancung Soal, agen terpantau mengambil TBS sawit dari petani dengan kisaran harga Rp1.500 hingga Rp1.800 per kilogram. Sementara itu, di Kecamatan Sutera, harga beli di tingkat agen berada di angka Rp1.200 hingga Rp1.300 per kilogram.
Perbedaan harga yang cukup signifikan antar-kecamatan ini salah satunya dipicu oleh faktor geografis dan aksesibilitas menuju pabrik pengolahan.
Salah seorang agen sawit yang ditemui awak media di Surantih, Kecamatan Sutera, mengungkapkan bahwa jarak tempuh dari lokasi pengambilan menuju PKS menjadi faktor utama yang memengaruhi penetapan harga di tingkat bawah. Jauhnya jarak operasional berimplikasi pada tingginya biaya transportasi, sehingga agen harus menyesuaikan harga beli agar tidak merugi.
Meskipun masih terdapat selisih harga antar-wilayah, grafik kenaikan ini setidaknya memberikan angin segar bagi perekonomian masyarakat terkhusus para petani sawit di Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat.
Sejumlah petani setempat menyampaikan harapan besar agar tren positif ini terus berlanjut.
Mereka berharap harga kelapa sawit dapat segera kembali naik secara stabil dan berangsur normal, demi menutupi biaya perawatan kebun dan pemupukan yang kian tinggi.(Team Redaksi)
![]()
