PESISIR SELATAN – Pascabanjir yang merendam puluhan rumah warga di Nagari Lagan Hilir Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PP&PA) bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak.
Sebanyak 40 paket sembako diserahkan kepada warga pada Rabu (22/7/2026) sebagai bentuk respons pemerintah terhadap bencana yang terjadi akibat meluapnya Sungai Lagan setelah diguyur hujan deras pada Sabtu (18/7/2026).
Meski banjir sempat menggenangi permukiman warga, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Air pun mulai surut sejak Minggu dan hingga Rabu sore tidak ada laporan banjir susulan.
Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh jajaran Dinsos PP&PA Kabupaten Pesisir Selatan bersama Pemerintah Kecamatan Linggo Sari Baganti. Bantuan difokuskan kepada keluarga yang rumahnya terendam dan mengalami kerugian akibat rusaknya persediaan bahan pangan.
Sekretaris Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pesisir Selatan, Isman, SE, M.Si, mengatakan bahwa bantuan disalurkan setelah pihaknya menerima laporan dari pemerintah kecamatan dan melakukan verifikasi terhadap warga terdampak.
“Kami menerima laporan dari kecamatan dan langsung melakukan verifikasi. Sebanyak 40 paket sembako kami prioritaskan bagi warga yang rumahnya terendam dan kehilangan stok pangan. Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah,” ujar Isman.
Menurutnya, Dinsos PP&PA akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Apabila kondisi darurat kembali terjadi atau kebutuhan masyarakat meningkat, pemerintah siap menyalurkan bantuan tambahan.
Sementara itu, Wali Nagari Lagan Hilir Punggasan, Zainal Datuak Bagindo Sati, menyampaikan apresiasi atas respons cepat Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Dinsos PP&PA. Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang masih disibukkan membersihkan rumah dan memulihkan kondisi pascabanjir.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Pessel yang cepat tanggap. Bantuan ini sangat berarti bagi warga. Semoga bisa meringankan beban masyarakat yang sedang berjuang membersihkan rumah dari lumpur dan memperbaiki barang-barang yang rusak,” katanya.
Di tengah proses pemulihan, kisah warga terdampak menjadi gambaran betapa cepatnya banjir datang.
Sopian (62), salah seorang warga penerima bantuan, mengaku air sungai naik hanya dalam waktu singkat hingga merendam dapur dan ruang tamu rumahnya.
“Sabtu sore air langsung masuk rumah. Kami cuma sempat menyelamatkan dokumen penting. Beras dan lauk-pauk di dapur semuanya terendam,” tuturnya.
Baginya, bantuan sembako yang diterima menjadi penopang kebutuhan keluarga di tengah kondisi sulit.
“Alhamdulillah, dengan adanya bantuan ini kami tidak terlalu pusing memikirkan kebutuhan makan sehari-hari. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah memperhatikan nasib kami,” ucapnya.
Hingga Rabu sore, aktivitas masyarakat di Nagari Lagan Hilir Punggasan mulai berangsur normal. Warga bergotong royong membersihkan lumpur yang masih menempel di lantai rumah dan perabotan akibat terendam banjir.
Pemerintah Kecamatan Linggo Sari Baganti bersama pemerintah nagari juga terus meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. Meski demikian, hingga saat ini kondisi di lokasi telah dinyatakan aman dan belum ada laporan banjir susulan maupun kerusakan rumah permanen akibat bencana tersebut.















