JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pemkab Pessel) terus memperkuat komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang modern, akuntabel, dan berbasis dokumentasi yang tertib. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kunjungan kerja ke Kantor Pusat Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Rabu (22/7/2026).
Kunjungan yang dipimpin langsung Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, turut didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Pesisir Selatan, Adril Yesmen, beserta rombongan.
Rombongan diterima Kepala ANRI Dr. Mego Pinandito, M.Eng., didampingi Direktur Kearsipan Daerah II Wawan, S.IP., M.AP., serta Kepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat ANRI.
Pertemuan berlangsung hangat dengan agenda utama memperkuat koordinasi dan sinergi dalam pengelolaan arsip daerah sebagai bagian penting dari penyelenggaraan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Dalam sambutannya, Kepala ANRI menyampaikan bahwa arsip bukan sekadar dokumen administrasi, melainkan rekaman perjalanan bangsa, daerah, dan organisasi yang memiliki nilai sejarah tinggi.
“Arsip merupakan memori kolektif yang harus dijaga dan dilestarikan. Catatan sejarah daerah perlu diarsipkan dengan baik agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang,” ujarnya.
Usai pertemuan, rombongan diajak meninjau langsung depo arsip ANRI. Di lokasi tersebut, mereka melihat berbagai fasilitas modern yang digunakan untuk menjaga keamanan dan ketahanan arsip, mulai dari sistem pendingin ruangan dengan suhu terkontrol, alat pemadam kebakaran otomatis, sprinkler, rak sliding mobile file, hingga penggunaan bahan penyimpanan bebas asam yang mampu menjaga kualitas dokumen dalam jangka panjang.
Pada kesempatan itu, Bupati Hendrajoni mengaku kunjungan tersebut memberikan banyak pengalaman dan wawasan baru dalam pengelolaan arsip yang profesional.
Menurutnya, sistem yang diterapkan ANRI dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam membangun tata kelola kearsipan yang lebih tertib, aman, dan sesuai standar nasional.
“Pengelolaan arsip yang baik merupakan bagian dari pelayanan publik yang berkualitas. Arsip bukan hanya menyimpan dokumen pemerintahan, tetapi juga menyimpan jejak sejarah perjalanan daerah yang harus kita wariskan kepada generasi berikutnya,” kata Hendrajoni.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus meninggalkan legacy pembangunan yang berkelanjutan.
Bupati meminta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan tidak hanya fokus pada administrasi, tetapi terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, Hendrajoni menaruh perhatian besar terhadap upaya penyelamatan sejarah lokal. Ia mendorong seluruh dokumen penting, naskah kuno, arsip pemerintahan, hingga catatan mengenai bahasa dan muatan lokal Kabupaten Pesisir Selatan segera diinventarisasi dan dilestarikan agar tidak hilang ditelan waktu.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Selatan, Adril Yesmen, mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan arsip di daerah.
Menurutnya, berbagai sistem dan teknologi yang diterapkan ANRI akan menjadi referensi dalam pengembangan kearsipan di Kabupaten Pesisir Selatan.
“Kami memperoleh banyak pembelajaran mengenai standar pengelolaan arsip yang modern, mulai dari sistem penyimpanan, perlindungan dokumen hingga tata kelola yang sesuai dengan ketentuan nasional. Ini akan menjadi bekal bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kearsipan di Pesisir Selatan,” ucap Adril.
Ia menambahkan, Dispusip Pesisir Selatan siap menindaklanjuti hasil kunjungan tersebut melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan sarana dan prasarana, serta digitalisasi arsip agar pengelolaan dokumen pemerintahan semakin efektif, aman, dan mudah diakses.
“Kami juga berkomitmen menyelamatkan arsip-arsip bernilai sejarah daerah, sehingga identitas dan perjalanan Kabupaten Pesisir Selatan tetap terdokumentasi dengan baik dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang,” pungkasnya.
Melalui kunjungan kerja ini, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berharap kerja sama dengan ANRI semakin erat, sekaligus menjadi langkah strategis dalam mewujudkan sistem kearsipan daerah yang modern, profesional, dan mampu menjaga memori kolektif serta warisan sejarah daerah untuk masa depan. (*)




















