PESISIR SELATAN – Upaya membangun generasi yang cerdas dalam mengelola keuangan terus diperkuat di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Pesisir Selatan bersama PT BPR Samudera (Perseroda) menggelar Sosialisasi Program Tabungan Pelajar di SMP Negeri 1 Painan, Senin (27/7/2026).
Kegiatan yang diikuti ratusan siswa, guru, dan jajaran sekolah itu menjadi bagian dari implementasi program unggulan TPAKD sekaligus mendukung Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Melalui program tersebut, para pelajar diperkenalkan pentingnya budaya menabung, pengelolaan keuangan yang bijak, serta pemanfaatan layanan keuangan formal sejak usia dini.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan narasumber mengenai pentingnya menyisihkan uang saku, membuat perencanaan keuangan sederhana, hingga mengenal manfaat memiliki rekening tabungan sebagai langkah awal membangun kemandirian finansial.
Kegiatan dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan yang diwakili Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Pessel, Dailipal, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pendidikan keuangan di lingkungan sekolah merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
Menurut Dailipal, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program TPAKD yang bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
“Program Tabungan Pelajar bukan hanya mengajarkan anak-anak untuk gemar menabung, tetapi juga membentuk karakter disiplin, melatih kemampuan merencanakan masa depan, serta menumbuhkan kemandirian dalam mengelola keuangan sejak usia sekolah,” ujarnya.
Ia berharap kebiasaan menabung yang ditanamkan sejak dini dapat menjadi bekal bagi para pelajar dalam mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak ketika memasuki usia produktif.
Sementara itu, Direksi PT BPR Samudera (Perseroda) yang diwakili Jon Kenedy, S.Ag., menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung program literasi keuangan melalui penyediaan layanan perbankan yang mudah diakses seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan pelajar.
Menurutnya, Program Tabungan Pelajar menjadi salah satu instrumen penting untuk memperkenalkan dunia perbankan kepada siswa secara sederhana dan aman.
“Kami ingin membangun kebiasaan menabung sejak dini. Dengan memiliki rekening tabungan sendiri, siswa akan belajar mengelola uang secara lebih teratur, memahami pentingnya menyimpan dana, serta memanfaatkan layanan keuangan formal yang aman dan terpercaya,” kata Jon.
Ia menambahkan, BPR Samudera akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dan TPAKD untuk memperluas akses layanan keuangan kepada masyarakat melalui berbagai program edukasi.
Selain penyampaian materi, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai manfaat produk dan layanan keuangan formal, pentingnya memilih lembaga keuangan yang legal, serta cara menghindari berbagai risiko keuangan yang kerap menyasar masyarakat, termasuk generasi muda.
Melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, TPAKD, PT BPR Samudera (Perseroda), dan dunia pendidikan, Program Tabungan Pelajar diharapkan mampu meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan daerah sekaligus melahirkan generasi muda Pesisir Selatan yang cerdas finansial, gemar menabung, dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa mendatang.












