Diskominfo Pessel Studi Tiru ke Kota Solok, Bidik Penguatan SPBE dan Data Sektoral

DAERAH, HEADLINE107 Dilihat

SOLOK – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pemkab Pessel) dalam mempercepat transformasi digital terus diperkuat. Salah satunya melalui kunjungan kerja Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pesisir Selatan ke Diskominfo Kota Solok, Selasa (28/7/2026), guna mempelajari penerapan pemerintahan digital dan pengelolaan Data Statistik Sektoral.

Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi agenda studi tiru, tetapi juga menjadi wadah bertukar pengalaman dan mempererat sinergi antar daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, transparan, serta berbasis data.

Rombongan Diskominfo Pesisir Selatan dipimpin langsung Kepala Dinas Kominfo Wendi, didampingi Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Syafruddin, SH., M.Si., serta pejabat fungsional Yarisman, S.Kom., M.CIO, dan Yusril Budi Dharma, S.Kom. Kehadiran mereka disambut Kepala Diskominfo Kota Solok, Nurzal Agustim, SSTP., M.Si., bersama jajaran.

Kepala Diskominfo Pesisir Selatan, Wendi, mengatakan Kota Solok dipilih sebagai lokasi studi tiru karena dinilai berhasil mengimplementasikan pengelolaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Sumatera Barat.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi referensi penting bagi Pesisir Selatan dalam memperkuat sistem pengelolaan data sektoral yang akurat, terintegrasi, dan dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan.

“Kami ingin berbagi informasi sekaligus mempelajari praktik terbaik yang telah dijalankan Kota Solok, khususnya dalam pengelolaan data sektoral yang akurat dan terintegrasi,” ujar Wendi.

Ia menegaskan, data yang berkualitas menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan berbasis elektronik. Dengan data yang valid dan terintegrasi, setiap kebijakan pemerintah akan lebih tepat sasaran serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Di sisi lain, Kepala Diskominfo Kota Solok, Nurzal Agustim, menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antar daerah menjadi langkah strategis untuk saling belajar dan mempercepat penerapan teknologi digital di lingkungan pemerintahan.

Nurzal bahkan mengungkapkan kekagumannya terhadap capaian Kabupaten Pesisir Selatan dalam penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Pesisir Selatan memiliki indeks SPBE yang tinggi dan masuk 10 besar nasional. Ini tentu menjadi pengalaman yang sangat berharga untuk kami pelajari,” katanya.

Selain ingin mengetahui strategi peningkatan indeks SPBE, Diskominfo Kota Solok juga berencana mempelajari pengelolaan keterbukaan informasi publik di Kabupaten Pesisir Selatan yang selama ini dinilai menjadi salah satu contoh praktik baik di Sumatera Barat.

Diskusi yang berlangsung hangat itu membahas berbagai aspek transformasi digital, mulai dari tata kelola data statistik sektoral, penguatan infrastruktur digital, hingga strategi peningkatan kualitas layanan publik berbasis teknologi informasi.

Melalui pertemuan tersebut, kedua pemerintah daerah berharap terjalin kolaborasi yang lebih erat dalam mempercepat transformasi digital, memperkuat ekosistem pemerintahan berbasis elektronik, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *