PESISIR SELATAN – Komitmen Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan dalam memperkuat keterbukaan informasi publik (KIP) terus digencarkan. Salah satunya melalui perluasan titik pendistribusian x-banner yang memuat tata cara masyarakat mengakses informasi melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan informasi terkait kepemiluan dan pengawasan Pemilu tidak hanya tersedia di kantor Bawaslu, tetapi juga lebih mudah diketahui dan diakses masyarakat di berbagai ruang publik.
Anggota Bawaslu Pesisir Selatan, Bambang Putra Niko, mengatakan pihaknya kini memperbanyak lokasi penempatan x-banner tersebut. Upaya itu dilakukan sebagai bagian dari penguatan kembali komitmen Bawaslu terhadap keterbukaan informasi.
“Sekarang kami perbanyak titik-titik penyebaran x-banner. Dengan makin banyak titik, kami ingin informasi mengenai kepemiluan, termasuk pengawasannya, dapat diakses siapapun. Kami kuatkan kembali komitmen KIP ini,” kata Niko di Painan, Kamis (30/7/2026).
Hingga saat ini, x-banner informasi PPID Bawaslu Pesisir Selatan telah didistribusikan ke tujuh titik. Jumlah tersebut masih berpeluang bertambah seiring dengan upaya Bawaslu memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.
Pada pendistribusian terbaru, x-banner ditempatkan di sejumlah fasilitas yang memiliki intensitas kunjungan masyarakat cukup tinggi. Di antaranya Sekretariat Daerah (Setda) Pesisir Selatan, BNI Kantor Cabang Painan, RSUD dr. Muhammad Zein Painan, Kantor Samsat Painan, serta Sekolah Tinggi Agama Islam Madrasah ‘Arabiyah (STAI MA) Bayang.
Pemilihan lokasi tersebut bukan tanpa alasan. Kehadiran x-banner di ruang pelayanan publik diharapkan menjadi pengingat sekaligus pintu masuk bagi masyarakat yang ingin mengetahui hak mereka dalam memperoleh informasi publik, khususnya informasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan dan pengawasan Pemilu.
Upaya Bawaslu Pesisir Selatan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan. Sekretariat Daerah menilai penyebaran informasi mengenai akses PPID merupakan langkah yang relevan karena kantor pemerintahan menjadi salah satu tempat yang banyak dikunjungi masyarakat.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Pesisir Selatan, Indra Jaya Pupung, mengatakan informasi tersebut penting diketahui masyarakat.
“Ini tentunya sangat perlu bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi ketika mereka datang ke kantor-kantor pemerintahan,” ujarnya.
Indra menyampaikan apresiasi tersebut didampingi sejumlah pejabat terkait, di antaranya Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Dailipal, serta Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Yespi Nawiarsih.
Menurutnya, semakin banyak masyarakat mengetahui saluran resmi untuk memperoleh informasi, semakin terbuka pula ruang partisipasi publik dalam mengawasi jalannya pemerintahan dan proses demokrasi.
Sementara itu, Ketua STAI MA Bayang, Zidni Ilman Nafi’an, juga menyambut baik pendistribusian x-banner PPID di lingkungan kampus.
Menurutnya, kampus merupakan salah satu ruang strategis untuk memperluas pemahaman generasi muda mengenai keterbukaan informasi sekaligus mendorong partisipasi mereka dalam pengawasan Pemilu.
Ia menilai mahasiswa dan anak muda tidak hanya dapat menjadi penerima informasi, tetapi juga memiliki potensi besar untuk menyebarluaskan kembali informasi yang mereka peroleh kepada lingkungan sekitarnya.
“Dalam konteks anak muda, mereka bisa sharing apa informasi yang mereka dapat ke orang-orang sekitar. Kemarin kita Pemilu ada ini, ada itu. Kita harus bareng-bareng awasi tahapan Pemilu,” katanya.
Dengan demikian, informasi mengenai Pemilu tidak berhenti di satu titik. Informasi dapat bergerak dari kampus ke lingkungan pertemanan, keluarga, hingga masyarakat luas.
Kepala Sekretariat Bawaslu Pesisir Selatan, Rinaldi, menyampaikan terima kasih kepada berbagai instansi yang telah bersedia menerima dan menempatkan media informasi PPID tersebut.
Ia menyebut pendistribusian x-banner mendapat sambutan positif dari sejumlah instansi.
“Samsat kami diterima langsung Kepala UPTD, Daryulisman, BNI Painan ada branch banking office, Randhy Okiandra, (RSUD) M. Zein diterima Kasi Pengelola Keuangan, Adha Puputusia. Kami senang penguatan komitmen KIP kami didukung banyak pihak,” ujarnya.
Menurut Rinaldi, dukungan lintas instansi tersebut menjadi modal penting dalam memperluas jangkauan informasi publik. Sebab, keterbukaan informasi bukan hanya menjadi tanggung jawab satu lembaga, tetapi membutuhkan partisipasi berbagai pihak.
Ia berharap berbagai upaya yang dilakukan Bawaslu Pesisir Selatan dalam memperkuat KIP benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa terkecuali.
Dengan semakin banyaknya titik informasi, masyarakat diharapkan tidak lagi kesulitan mengetahui ke mana harus mencari informasi ketika membutuhkan data atau informasi publik yang menjadi kewenangan Bawaslu.
Dalam kegiatan pendistribusian tersebut, anggota dan Kepala Sekretariat Bawaslu Pesisir Selatan turut didampingi Kepala Subbagian Hukum, Humas, Data, dan Informasi (H2DI), Riyan Alghi Fermana; Ahli Pertama Pranata Komputer, Fuad El Khair; serta Penata Kelola Pengawasan Pemilu Ahli Pertama, Hayadi Triyanda Nasti.
Perluasan akses tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Bawaslu Pesisir Selatan membangun budaya keterbukaan informasi. Di tengah tuntutan masyarakat terhadap penyelenggaraan Pemilu yang transparan, akses informasi menjadi salah satu fondasi penting untuk menghadirkan pengawasan publik yang lebih luas dan partisipatif.















