94 Pasangan Ramaikan Lisda Hendrajoni Pickleball Cup I 2026, Pessel Dorong Sport Tourism

DAERAH, HEADLINE, OLAHRAGA234 Dilihat

PESISIR SELATAN — Sebanyak 94 pasangan dari berbagai daerah di Sumatera Barat meramaikan Turnamen Lisda Hendrajoni Pickleball Cup I 2026 yang resmi digelar di GOR Zaini Zein, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu (29/8/2026).

Tak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga, turnamen tersebut juga diarahkan menjadi bagian dari promosi pariwisata melalui konsep sport tourism. Kehadiran peserta dari luar daerah diharapkan turut memberikan dampak terhadap sektor pariwisata, kuliner, transportasi, hingga ekonomi kreatif masyarakat Pesisir Selatan.

Turnamen dibuka langsung Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Pesisir Selatan, Ronal Bernando. Pembukaan turut dihadiri Ketua KONI Pesisir Selatan M. Adli, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Salim Muhaimin, Ketua PWI Pesisir Selatan Robby Octora Romanza, serta Sekretaris Umum Pengprov Pickleball Sumatera Barat Oktarifaldi.

Ronal Bernando mengatakan, olahraga memiliki potensi besar untuk menjadi sarana promosi pariwisata daerah. Menurutnya, event olahraga mampu menjadi magnet yang mendatangkan masyarakat dari berbagai daerah ke Pesisir Selatan.

“Melalui kegiatan olahraga seperti ini, kita ingin semakin banyak masyarakat luar daerah yang datang ke Pesisir Selatan. Mereka bertanding, berwisata, menikmati kuliner, dan mengenal potensi daerah kita,” kata Ronal.

Ia menjelaskan, konsep sport tourism tidak hanya berkaitan dengan promosi destinasi wisata, tetapi juga dapat memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.

Peserta maupun pendamping yang datang ke Pesisir Selatan membutuhkan tempat menginap, konsumsi, transportasi, hingga berbagai kebutuhan lainnya selama mengikuti turnamen.

“Jadi dampaknya bukan hanya pada olahraga. Ada pergerakan ekonomi masyarakat yang ikut tumbuh ketika semakin banyak orang datang ke daerah kita,” ujarnya.

Karena itu, Pemkab Pessel mendorong agar berbagai event olahraga dapat digelar secara berkelanjutan dan dikemas sebagai bagian dari agenda promosi pariwisata daerah.

Melalui kegiatan tersebut, kampanye “Ayo ke Pesisir Selatan” kembali digaungkan sebagai ajakan kepada masyarakat luar daerah untuk datang, berolahraga sekaligus menikmati destinasi wisata dan kuliner yang ada di Pesisir Selatan.

Sementara itu, Ketua KONI Pesisir Selatan M. Adli mengapresiasi penyelenggaraan Lisda Hendrajoni Pickleball Cup I 2026.

Menurutnya, kompetisi seperti ini memberikan ruang bagi atlet dan komunitas pickleball untuk menambah pengalaman serta meningkatkan kemampuan bertanding.

“Event seperti ini tentu kita apresiasi. Selain menjadi wadah bagi atlet untuk berkompetisi, kegiatan ini juga ikut memperkenalkan Pesisir Selatan kepada peserta yang datang dari berbagai daerah,” ucap M. Adli.

Ia berharap penyelenggaraan event olahraga di Pesisir Selatan dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi jumlah cabang olahraga maupun peserta yang datang dari luar daerah.

Menurutnya, olahraga dan pariwisata memiliki peluang besar untuk dikembangkan secara bersamaan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Jadi, olahraga dan pariwisata bisa berjalan bersama. Kita berharap semakin banyak event digelar di Pesisir Selatan, semakin banyak pula orang yang datang dan mengenal potensi daerah kita,” ujarnya.

Dalam turnamen Lisda Hendrajoni Pickleball Cup I 2026, terdapat tiga kategori pertandingan.

Class Guru mempertandingkan nomor ganda putra dan ganda putri. Kemudian Class Beginner mempertandingkan ganda putra dan ganda putri.

Sementara Class Intermediate mempertandingkan nomor ganda putra dan ganda campuran.

Kehadiran Sekretaris Umum Pengprov Pickleball Sumatera Barat Oktarifaldi juga menjadi bagian penting dalam kejuaraan tersebut. Turnamen ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus mendorong perkembangan olahraga pickleball di Sumatera Barat.

Dengan melibatkan 94 pasangan, Lisda Hendrajoni Pickleball Cup I 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi olahraga semata. Kejuaraan ini diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang mampu menarik lebih banyak atlet, komunitas, dan masyarakat dari luar daerah.

Perpaduan antara olahraga dan pariwisata diharapkan menjadi kekuatan baru dalam mempromosikan Pesisir Selatan. Para peserta yang datang tidak hanya bertanding di lapangan, tetapi juga berkesempatan mengenal destinasi wisata, mencicipi kuliner lokal, serta melihat potensi ekonomi kreatif masyarakat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *