PESISIR SELATAN — Satu unit rumah permanen di Nagari Kudo-Kudo, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan, mengalami rusak berat setelah dilalap api pada Kamis (10/9/2026) sore.
Kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Berdasarkan keterangan masyarakat, api pertama kali terlihat sudah dalam kondisi membesar sehingga dengan cepat melahap bagian rumah.
Mendapat laporan tersebut, Regu B Pos Damkar Tapan bersama Regu B Pos Damkar Lengayang langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit armada pemadam berkapasitas masing-masing 4.000 liter.
Petugas menempuh jarak sekitar 35 kilometer dengan waktu respons sekitar 15 menit untuk mencapai lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman guna mencegah api merembet ke bangunan di sekitarnya. Kondisi bangunan yang terbakar mengalami rusak berat.
Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Pesisir Selatan, Dongki Agung Pribumi, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Petugas langsung melakukan pemadaman begitu tiba di lokasi dan berupaya semaksimal mungkin agar api tidak merembet ke bangunan lainnya,” kata Agung.
Menurutnya, respons cepat petugas juga berhasil menyelamatkan dua unit rumah permanen yang berada di sekitar lokasi beserta isinya. Nilai aset yang berhasil diselamatkan ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta.
“Selain memadamkan api pada rumah yang terbakar, petugas juga fokus melakukan penyekatan agar api tidak menjalar. Dua rumah permanen di sekitar lokasi beserta isinya berhasil diselamatkan,” ujarnya.
Penanganan kebakaran turut melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD, personel Polsek Pancung Soal, serta masyarakat setempat.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan overhaul untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
“Setelah pemadaman, dilakukan pendinginan dan overhaul untuk memastikan kondisi benar-benar aman. Setelah seluruh proses selesai, lokasi dinyatakan aman sesuai SOP,” ucapnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan kondisi instalasi listrik, kompor, serta sumber api lainnya sebelum meninggalkan rumah.
“Kalau melihat ada tanda-tanda kebakaran, segera laporkan kepada petugas. Kecepatan laporan sangat menentukan waktu respons dan dapat membantu mencegah api meluas,” pungkasnya.















