PADANG — Kepulan asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Sumatera Barat mendorong Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sumbar turun langsung ke tengah masyarakat. Sebanyak 20.000 masker gratis dibagikan kepada pengguna jalan dan warga di kawasan Jalan Kartini, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Jumat (11/9/2026).
Aksi simpatik tersebut dipimpin langsung Ketua DPW PSI Sumbar yang juga Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni. Pembagian masker dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengajak masyarakat kembali meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak buruk kualitas udara terhadap kesehatan, terutama kesehatan pernapasan.
Di tengah aktivitas masyarakat yang tetap berlangsung di jalan raya, jajaran PSI membagikan masker secara langsung kepada pengendara dan warga yang melintas. Masker tersebut diharapkan dapat menjadi perlindungan awal bagi masyarakat di tengah kondisi udara yang memburuk akibat bencana asap.
Hendrajoni mengatakan, penggunaan masker perlu kembali menjadi kebiasaan masyarakat selama kualitas udara belum membaik. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh dianggap sepele karena paparan udara yang tercemar dapat berdampak terhadap kesehatan.
“Mengingat kualitas udara yang buruk saat ini, kami ingin mengingatkan masyarakat untuk kembali disiplin menggunakan masker. Pembagian 20.000 masker ini merupakan langkah konkret dan antisipasi kita terhadap dampak kesehatan dari bencana asap yang melanda hari ini,” ujar Hendrajoni.
Menurut Hendrajoni, aksi tersebut bukan sekadar pembagian masker, tetapi juga bentuk kepedulian PSI terhadap masyarakat yang terdampak kondisi lingkungan. Ia meminta seluruh jajaran PSI di daerah yang ikut merasakan dampak asap agar tidak hanya menunggu, tetapi mengambil langkah nyata di lapangan.
Hendrajoni kemudian menginstruksikan seluruh pengurus DPD PSI di kabupaten dan kota yang terdampak untuk melakukan aksi serupa di wilayah masing-masing. Langkah itu dinilai penting agar upaya perlindungan masyarakat dapat dilakukan secara lebih luas.
“Kami instruksikan seluruh jajaran DPD PSI di kabupaten dan kota terdampak untuk turun ke jalan dan melakukan aksi serupa. Kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan perhatian dan perlindungan di tengah kondisi seperti ini,” katanya.
Ia menegaskan, kepedulian terhadap masyarakat tidak boleh berhenti ketika situasi kembali normal. PSI, kata dia, akan terus berupaya hadir dalam berbagai kondisi, terutama ketika masyarakat menghadapi bencana atau persoalan yang membutuhkan respons cepat.
“PSI akan selalu hadir di setiap bencana yang terjadi di Sumatera Barat. Ke depan, PSI berkomitmen untuk terus berada di tengah-tengah masyarakat Sumbar, baik dalam kondisi suka maupun duka,” ucapnya.
Selain mengingatkan masyarakat untuk menggunakan masker, Hendrajoni juga mengajak semua pihak ikut menjaga lingkungan. Menurutnya, penanganan persoalan asap tidak hanya membutuhkan langkah perlindungan terhadap warga, tetapi juga kesadaran bersama untuk mencegah sumber pencemaran dan menjaga kualitas lingkungan.
Melalui aksi pembagian 20.000 masker tersebut, DPW PSI Sumbar berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan pernapasan selama kondisi udara memburuk. Di sisi lain, aksi itu menjadi pesan bahwa kepedulian terhadap dampak bencana membutuhkan kehadiran dan tindakan nyata, bukan sekadar imbauan.



















