Billiard Pecah Telur Emas, Pessel Kini Kantongi 6 Emas dan 32 Medali di Porprov

PADANG – Kontingen Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) kembali menambah pundi-pundi medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026. Kali ini, cabang olahraga (cabor) Billiard menghadirkan kabar manis dengan menyumbangkan medali emas keenam bagi kontingen daerah berjuluk Negeri Sejuta Pesona tersebut.

Medali emas itu dipersembahkan pasangan Nando Aberoy dan Jon Hendri Saputra setelah tampil sebagai yang terbaik pada nomor 15-ball double putra.

Tambahan emas tersebut membuat koleksi emas Pessel kini mencapai enam keping. Sementara total perolehan medali Pessel bertambah menjadi 32 medali, setelah dilakukan pembaruan data dari cabor Selancar.

Ketua KONI Pessel, M. Adli, mengatakan pembaruan data dilakukan setelah hasil pertandingan Selancar divalidasi. Dari validasi tersebut, Pessel dipastikan memperoleh medali perunggu melalui Muhammad Fauzi pada nomor man shortboard.

“Ada koreksi, Selancar hanya dapat perunggu. Itu sudah divalidasi, ternyata perunggu dari Muhammad Fauzi di kelas man shortboard,” kata M. Adli pada wartawan, Rabu (7/10/2026) malam.

Dengan demikian, enam medali emas Pessel saat ini berasal dari Taekwondo sebanyak dua emas, Petanque dua emas, Menembak satu emas dan Billiard satu emas.

“Alhamdulillah, emas kita bertambah jadi enam. Keseluruhan medali kita menjadi 32, termasuk perunggu terbaru dari Selancar tadi,” ujarnya.

Ketua Bidang Pertandingan KONI Pessel, Wawan Kurniawan, merinci perolehan medali Pessel tersebut berasal dari delapan cabor yang telah menyumbangkan medali.

Taekwondo menjadi salah satu penyumbang medali terbanyak dengan delapan keping, terdiri dari dua emas, dua perak dan empat perunggu.

Kemudian Petanque menyumbangkan dua emas dan empat perunggu. Menembak menyumbangkan satu emas dan dua perak, sedangkan Billiard menyumbang satu emas.

Sementara itu, Selancar ikut menyumbangkan satu perunggu melalui Muhammad Fauzi.

Dari cabor lainnya, Gulat menyumbangkan lima perak dan dua perunggu. Sepak Takraw menyumbang satu perak dan satu perunggu, Bola Tangan satu perak, Aquatik satu perunggu serta Sambo dua perunggu.

“Ini baru dari delapan cabor. Sementara yang lain masih kita pantau karena masih ada yang belum mulai pertandingan,” ucap Wawan.

Perolehan tersebut menunjukkan perjuangan kontingen Pessel masih jauh dari kata selesai. Sejumlah atlet masih berada di arena pertandingan dan berpeluang menambah pundi-pundi medali bagi daerah.

Tambahan emas dari Billiard menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi kontingen Pessel. Apalagi, persaingan Porprov Sumatera Barat masih berlangsung dan peluang untuk menambah medali masih terbuka dari sejumlah cabor.

M. Adli mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah bertanding dan memberikan kontribusi bagi Pessel.

Ia meminta atlet yang masih berjuang di arena pertandingan untuk menjaga semangat, mengedepankan sportivitas dan mengeluarkan kemampuan terbaik.

“Yang penting semangat. Tunjukkan semangat sportivitas, jangan cepat lelah, capai yang terbaik untuk Pessel dan jaga kesehatan,” katanya.

Menurutnya, medali yang diraih bukan hanya soal angka dalam klasemen, tetapi juga menjadi buah dari kerja keras para atlet yang membawa nama Pessel di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

M. Adli berharap perjuangan para atlet terus berlanjut hingga seluruh rangkaian pertandingan Porprov selesai. Dengan enam medali emas dan total 32 medali yang telah dikumpulkan, Pessel masih memiliki peluang untuk kembali menambah koleksi prestasi.

“Tentunya ini untuk nama daerah tercinta kita, dan juga bagi individu atlet. Intinya yang terbaik untuk kita semua,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *