PESISIR SELATAN – Kabar duka menyelimuti dunia olahraga Sumatera Barat (Sumbar). Sekretaris Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sumatera Barat, Azraf Zawir, yang akrab disapa Pak De, meninggal dunia pada Sabtu (10/10/2026) pukul 03.15 WIB di RSUD Dr. M. Zein Painan, Kabupaten Pesisir Selatan.
Kepergian sosok yang turut berkiprah dalam organisasi olahraga tersebut meninggalkan duka mendalam, terutama bagi keluarga besar Percasi dan insan olahraga Sumatera Barat. Kabar berpulangnya Azraf Zawir juga datang di tengah berlangsungnya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.
Duka mendalam atas kepergian almarhum turut disampaikan keluarga besar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pesisir Selatan. Ketua KONI Pessel, M. Adli, menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Azraf Zawir.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Keluarga besar KONI Pesisir Selatan mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ke rahmatullah Sekretaris Pengprov Percasi Sumbar, Azraf Zawir, yang akrab disapa Pak De,” kata M. Adli.
Ia berharap almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan tersebut.
“Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Aamiin ya rabbal alamin,” ujarnya.
Sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian, M. Adli mengatakan KONI Pesisir Selatan telah mengutus sejumlah pengurus untuk melayat ke rumah duka di Jalan Koto Tinggi, Padang, pada Sabtu siang.
“Kami sudah mengutus teman-teman KONI, Wawan dan kawan-kawan, untuk melayat siang ini ke rumah duka di Jalan Koto Tinggi, Padang,” ucapnya.
Semasa berkiprah di dunia olahraga, Azraf Zawir mengemban amanah sebagai Sekretaris Pengprov Percasi Sumatera Barat. Ia juga pernah ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Umum KONI Sumatera Barat pada Mei 2022.
Kepergian Pak De menjadi kehilangan bagi insan olahraga yang selama ini mengenalnya melalui kiprahnya dalam organisasi. Doa dan belasungkawa pun mengalir, mengiringi kepergian almarhum menuju tempat peristirahatan terakhir.
“Semoga almarhum mendapat ampunan dan rahmat Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan,” tutur M. Adli.














