PESISIR SELATAN – Keterbatasan ekonomi kerap membuat seseorang harus bertahan dengan segala yang ada, termasuk ketika kebutuhan mendasar menyangkut keselamatan diri belum mampu terpenuhi. Hal itulah yang selama ini dialami Taufik (21), pemuda asal Kampung Tanjung Gadang, Nagari Amping Parak Timur, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan.
Untuk menopang tubuhnya saat berjalan, Taufik selama ini hanya mengandalkan tongkat kayu sederhana buatan ayahnya. Tongkat seadanya itu, menjadi teman dalam menjalani aktivitas sehari-hari, meski bobotnya cukup berat dan kestabilannya jauh dari alat bantu medis yang semestinya ia gunakan.
Namun, kondisi tersebut kini mulai berubah. Pada Rabu (14/10/2026), Taufik menerima bantuan tongkat medis dari Anggota DPR RI Komisi VIII, Lisda Hendrajoni. Bantuan itu menghadirkan kebahagiaan sekaligus kelegaan bagi Taufik dan keluarganya yang selama ini menghadapi keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan alat bantu jalan yang layak.
Bagi Taufik, tongkat medis tersebut bukan sekadar benda untuk menopang langkah. Kehadirannya menjadi harapan baru agar ia dapat bergerak dengan lebih aman, nyaman, dan percaya diri di lingkungan tempat tinggalnya.
Selama ini, tongkat kayu buatan sang ayah memang menjadi solusi di tengah keterbatasan ekonomi keluarga. Akan tetapi, alat bantu sederhana itu tidak dilengkapi bantalan pengaman yang memadai. Permukaannya yang licin dan bentuknya yang kurang stabil membuat Taufik harus ekstra hati-hati setiap kali melangkah.
Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Beberapa minggu sebelum menerima bantuan, Taufik pernah mengalami kejadian yang menyakitkan. Saat berusaha berjalan menggunakan tongkat kayu tersebut, ia tergelincir hingga terjatuh dan membentur permukaan keras. Insiden itu mengakibatkan gigi bagian depannya patah.
Peristiwa tersebut menjadi gambaran betapa pentingnya alat bantu jalan yang aman bagi Taufik. Di tengah keterbatasan fisik yang dihadapinya, alat bantu yang tidak sesuai justru dapat menambah risiko ketika ia berusaha menjalani aktivitas sehari-hari.
Kabar mengenai kondisi Taufik akhirnya sampai kepada Lisda Hendrajoni. Merespons kebutuhan tersebut, anggota DPR RI dari Komisi VIII itu menyalurkan bantuan tongkat medis secara langsung kepada Taufik.
Penyerahan bantuan itu pun disambut rasa syukur. Taufik terlihat bahagia saat menerima dan mencoba tongkat barunya. Alat bantu yang lebih ringan dan nyaman tersebut diharapkan dapat mengurangi kesulitannya ketika berjalan sekaligus memberinya rasa aman dalam beraktivitas.
Dengan nada haru, Taufik menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diterimanya.
“Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih banyak kepada Ibu Lisda atas kepedulian dan bantuan tongkat ini. Tongkat baru ini sangat ringan dan nyaman, jadi saya tidak takut tergelincir lagi saat berjalan. Bantuan ini sangat berarti bagi kehidupan saya,” kata Taufik.
Bantuan tersebut menjadi berarti karena menyentuh kebutuhan yang benar-benar dirasakan Taufik dalam kesehariannya. Sesuatu yang mungkin terlihat sederhana bagi sebagian orang, seperti tongkat medis, dapat memberikan perubahan besar bagi mereka yang membutuhkannya untuk bergerak dan menjalani kehidupan dengan lebih mandiri.
Kisah Taufik juga memperlihatkan bahwa perhatian terhadap penyandang disabilitas dan warga kurang mampu tidak selalu harus dimulai dari bantuan berskala besar. Pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk tersedianya alat bantu yang aman dan sesuai, merupakan bagian penting dalam mendukung keselamatan serta kualitas hidup mereka.
Dengan tongkat medis yang kini dimilikinya, Taufik diharapkan dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan percaya diri. Di balik bantuan tersebut, tersimpan harapan agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi warga yang membutuhkan untuk memperoleh sarana penunjang kehidupan yang layak.












