JAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat. SMA Negeri (SMAN) 3 Painan menerima plakat Kandidat Sekolah Rujukan Google (Google Reference School) dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor Google, Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Pencapaian ini menjadi langkah penting bagi SMAN 3 Painan dalam memperkuat transformasi digital di lingkungan sekolah sekaligus mempersiapkan diri untuk meraih status Sekolah Rujukan Google pada 2027.
Plakat tersebut diserahkan langsung oleh Country Lead Google Education Indonesia dan Malaysia, Olivia Basrin, kepada Kepala SMAN 3 Painan, Rini Amelia, S.Pd., M.Pd., yang didampingi Mega Susilawati, M.Pd.
Bagi SMAN 3 Painan, pengakuan sebagai kandidat sekolah rujukan bukan sekadar pencapaian seremonial. Lebih dari itu, momentum ini menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital secara tepat dan berkelanjutan.
Kepala SMAN 3 Painan, Rini Amelia, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan, keberhasilan sekolah mencapai tahap ini merupakan buah dari kerja sama dan dukungan berbagai pihak, terutama orang tua peserta didik serta seluruh warga sekolah.
“Pencapaian ini merupakan hasil kerja sama, dorongan, dan dukungan orang tua peserta didik serta semua pihak. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga SMAN 3 Painan dapat mencapai tahap ini,” ujar Rini.
Menurutnya, plakat kandidat tersebut bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mempersiapkan sekolah agar mampu memenuhi target menjadi Sekolah Rujukan Google pada 2027.
Untuk mencapai target tersebut, sekolah akan terus berbenah, memperkuat kompetensi guru, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, dan mampu menjawab kebutuhan peserta didik di tengah perkembangan zaman.
Rini menilai transformasi digital di dunia pendidikan tidak cukup hanya dengan menghadirkan perangkat teknologi. Pemanfaatannya juga harus diiringi kesiapan tenaga pendidik, metode pembelajaran yang tepat, serta lingkungan sekolah yang mendukung inovasi.
Karena itu, keterlibatan guru, peserta didik, orang tua, tenaga kependidikan, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perubahan teknologi.
Program Sekolah Rujukan Google sendiri berkaitan dengan pengembangan ekosistem pembelajaran berbasis teknologi yang mendorong kolaborasi, kreativitas, dan inovasi. Pemanfaatan teknologi secara efektif diharapkan dapat membantu guru mengembangkan metode pembelajaran sekaligus membuka ruang bagi peserta didik untuk lebih aktif dalam proses belajar.
Bagi SMAN 3 Painan, peluang tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, tidak hanya melalui penguatan kemampuan akademik, tetapi juga dengan membekali peserta didik keterampilan yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Rini berharap dukungan dan sinergi seluruh pihak dapat terus terjaga sehingga proses pengembangan sekolah berjalan optimal dan target yang telah ditetapkan dapat tercapai.
Dengan diterimanya plakat kandidat Sekolah Rujukan Google, SMAN 3 Painan kini memiliki momentum untuk melangkah lebih jauh dalam membangun budaya pembelajaran digital. Sekolah tersebut optimistis, melalui kolaborasi, peningkatan kompetensi, dan komitmen bersama, target menjadi Sekolah Rujukan Google pada 2027 dapat diperjuangkan sekaligus menjadi bagian dari upaya memajukan pendidikan di Kabupaten Pesisir Selatan.















