Kapolres dan Forkopimda Turun ke TPS, Kawal Pilwana Pessel Tetap Kondusif

PESISIR SELATAN – Kapolres Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, AKBP Ricky Ricardo, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung memantau kesiapan dan pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) pada pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026, Rabu (21/10/2026).

Pengecekan dilakukan untuk memastikan proses pemungutan suara di Kabupaten Pesisir Selatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Selain memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), rombongan juga memastikan kesiapan lokasi TPS, panitia pemilihan, serta sarana dan prasarana pendukung.

Berdasarkan laporan Humas Polres Pessel, Muhammad Syukri menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan dan kontrol tersebut dilaksanakan sekitar pukul 10.00 WIB di tiga TPS Kecamatan IV Jurai, yakni TPS 4 di SMAN 2 Painan, TPS 3 di Kantor Wali Nagari Painan Timur, serta TPS 7 di TK Timbulun Permai, Painan Timur.

Kapolres Pessel AKBP Ricky Ricardo memimpin langsung kegiatan tersebut bersama sejumlah pejabat utama Polres Pessel dan unsur Forkopimda. Bupati Pesisir Selatan dalam kegiatan itu diwakili Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim.

Turut hadir perwakilan Dandim 0311/Pessel, Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Pessel, serta jajaran Polres Pessel.

Kapolres Pessel AKBP Ricky Ricardo mengatakan, pengecekan langsung ke TPS merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan seluruh rangkaian Pilwana berjalan sesuai dengan harapan, terutama dari sisi keamanan dan ketertiban.

“Pengamanan Pilwana bukan hanya tentang menempatkan personel di lokasi pemungutan suara, tetapi juga memastikan situasi tetap kondusif, mengantisipasi potensi gangguan, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menggunakan hak pilihnya,” ujarnya.

Ia menegaskan, kepolisian berkomitmen mengawal pelaksanaan Pilwana agar masyarakat dapat menyalurkan hak pilih dengan tenang tanpa tekanan maupun gangguan keamanan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pilwana. Perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, sehingga jangan sampai menimbulkan perselisihan yang dapat merusak hubungan persaudaraan di tengah masyarakat,” katanya.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, panitia pemilihan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana pemilihan yang aman dan damai.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan juga memantau kesiapan penyelenggara di masing-masing TPS serta melakukan koordinasi dengan unsur terkait untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya persoalan selama proses pemungutan suara berlangsung.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, sehingga setiap persoalan yang muncul dapat segera diidentifikasi dan ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolres Pessel berharap pelaksanaan Pilwana Serentak 2026 dapat berlangsung dengan tertib dan demokratis, serta menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat persatuan dan menjaga suasana badunsanak di setiap nagari.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan Pilwana dengan mengedepankan kedewasaan berdemokrasi, menghormati pilihan masing-masing, dan bersama-sama menjaga situasi tetap aman serta kondusif,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *