Lisda Hendrajoni Dorong Karang Taruna dan Tagana Pessel Jadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat

PESISIR SELATAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni, mendorong Karang Taruna dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, agar tidak hanya berperan dalam kegiatan sosial dan penanggulangan bencana, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Lisda saat kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat bersama pengurus Karang Taruna dan Tagana Kabupaten Pesisir Selatan di Cafe San Alida, kawasan Carocok Painan, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan yang bertepatan dengan Bulan Bhakti Karang Taruna 2026 itu, diawali dengan senam sehat bersama di kawasan Pantai Salido, Carocok Painan. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang dialog bagi para pengurus organisasi kepemudaan dan relawan sosial untuk menyampaikan aspirasi, kendala, serta kebutuhan mereka secara langsung kepada wakil rakyat di tingkat pusat.

Turut hadir Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Pesisir Selatan, Ilham Rachamadsyah Putra, Ketua Karang Taruna Pesisir Selatan, Nasrul, perwakilan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta jajaran pengurus Karang Taruna dan Tagana.

Dalam arahannya, Lisda mengapresiasi inisiatif dan kegiatan positif yang dilaksanakan Karang Taruna dan Tagana. Menurutnya, kedua organisasi tersebut memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat dan dapat membantu pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan sosial.

“Karang Taruna dan Tagana harus benar-benar hadir di tengah masyarakat. Jangan hanya aktif ketika ada kegiatan sosial atau terjadi bencana, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi nyata dalam berbagai sektor kehidupan,” ujar Lisda.

Politisi Partai NasDem itu menilai, potensi generasi muda Pesisir Selatan perlu terus dikembangkan melalui kegiatan yang kreatif, inovatif, dan berkelanjutan. Peran Karang Taruna dan Tagana, kata dia, dapat diperluas ke berbagai bidang, mulai dari sosial, kebencanaan, lingkungan, seni dan budaya, pariwisata, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Lisda menekankan, penguatan ekonomi menjadi salah satu aspek penting yang harus mendapat perhatian. Generasi muda diharapkan mampu membaca peluang, menggali potensi daerah, serta menciptakan kegiatan produktif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Anak-anak muda harus kreatif, inovatif, dan berani mengambil peluang. Jangan hanya menunggu kesempatan datang, tetapi harus mampu menjemput bola, membangun jejaring, serta mengembangkan potensi yang ada menjadi kekuatan ekonomi,” kata Lisda.

Ia juga mengingatkan agar setiap organisasi memiliki program unggulan yang dikelola secara serius dan berkesinambungan. Dengan perencanaan dan pengelolaan yang baik, kegiatan organisasi tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi dapat berkembang menjadi aktivitas produktif yang mendukung kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

Selain memberikan motivasi, Lisda membuka ruang bagi pengurus Karang Taruna dan Tagana untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi di lapangan. Aspirasi tersebut dinilai penting sebagai bahan untuk merumuskan langkah dan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Saya sangat terbuka menerima saran, masukan, dan aspirasi dari Karang Taruna maupun Tagana. Silakan sampaikan apa yang menjadi kebutuhan dan kendala di lapangan. Aspirasi tersebut nantinya akan kita upayakan untuk diperjuangkan melalui jalur dan kewenangan yang ada di pusat,” ucap Lisda.

Sementara itu, Kepala Dinsos PPPA Pesisir Selatan, Ilham Rachamadsyah Putra, mengapresiasi perhatian dan komitmen Lisda Hendrajoni dalam mendukung penguatan organisasi sosial dan kepemudaan di daerah.

Ilham menyatakan, pihaknya siap mendukung serta menjembatani usulan dari organisasi kemasyarakatan agar dapat dikomunikasikan dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Ia juga menyampaikan rencana pembentukan agen perlindungan sosial untuk memperkuat pelayanan dan perlindungan masyarakat hingga ke tingkat bawah.

“Kami siap mendukung dan menjembatani berbagai usulan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk Karang Taruna dan Tagana. Harapannya, aspirasi yang disampaikan dapat menjadi perhatian bersama dan diperjuangkan sesuai kebutuhan masyarakat,” tutur Ilham.

Ketua Karang Taruna Pesisir Selatan, Nasrul, juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Lisda dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Karang Taruna dan Bulan Bhakti Karang Taruna. Ia menilai pertemuan tersebut menjadi kesempatan berharga bagi pengurus untuk menyampaikan aspirasi secara langsung sekaligus mendapatkan motivasi dalam menjalankan kegiatan organisasi.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan dialog dan tanya jawab antara Lisda Hendrajoni dengan pengurus Karang Taruna dan Tagana. Berbagai masukan yang disampaikan diharapkan menjadi bahan tindak lanjut untuk meningkatkan kapasitas relawan sosial, memperkuat peran generasi muda, serta membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *