PESISIR SELATAN – Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni melontarkan peringatan keras kepada guru, kepala sekolah, hingga pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar tidak lagi disibukkan dengan urusan proyek, melainkan fokus menjalankan tugas utama meningkatkan kualitas pendidikan.
Pernyataan tegas itu disampaikan Hendrajoni saat membuka Grand Final Liga Sang Juara tingkat SMP se-Kabupaten Pesisir Selatan di Gedung Painan Convention Center (PCC), Senin (29/6/2026).
Menurutnya, kondisi mutu pendidikan Pesisir Selatan yang masih berada di peringkat ke-18 di Sumatera Barat harus menjadi alarm keras bagi seluruh insan pendidikan untuk segera berbenah.
“Tugas kita adalah mengajar, jangan sibuk mengurus proyek. Jika tugas para guru atau kepala sekolah hanya sibuk mencari proyek, kapan fokus mengajar siswa? Guru itu bukan pekerja teknik, bukan mengurus proyek,” ujar Hendrajoni.
Ia bahkan meminta Inspektorat melakukan audit menyeluruh terhadap dugaan keterlibatan aparatur pendidikan dalam permainan proyek.
“Nanti saya minta Inspektorat untuk memeriksa ini. Jangan ada lagi yang main-main proyek,” katanya.
Hendrajoni menegaskan bahwa dirinya tidak ingin kondisi pendidikan di Pesisir Selatan tetap terpuruk pada tahun berikutnya.
“Saya tidak mau lagi pada 2027 mendatang pendidikan kita di Pesisir Selatan terpuruk. Kalau masih seperti ini akan saya evaluasi,” ucapnya lagi.
Sebagai bentuk keseriusan, Hendrajoni bahkan meminta seluruh guru Matematika dan Bahasa Indonesia di Kabupaten Pesisir Selatan dikumpulkan.
“Besok tolong kumpulkan seluruh guru Matematika se-Pesisir Selatan. Saya akan langsung memberikan tes kepada mereka. Saya tidak mau kondisi ini terus terjadi, sebab saya dibesarkan oleh keluarga guru,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Pessel agar tidak menyalahgunakan jabatan maupun anggaran.
“Saya ingatkan jangan main-main dengan anggaran, apalagi sampai mencari-cari proyek. Tidak ada PNS itu yang kaya. Kalau saudara kaya, berarti saudara maling. Kalau tidak mampu bekerja dengan baik, lebih baik mundur saja dari jabatan,” pungkasnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Hendrajoni di hadapan ratusan peserta Grand Final Liga Sang Juara, sebuah kompetisi cerdas cermat digital tingkat SMP yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Selatan bekerja sama dengan Telkomsel.
Dalam sambutannya, Hendrajoni menegaskan bahwa Liga Sang Juara bukan sekadar perlombaan, melainkan momentum evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pendidikan daerah.
Berdasarkan data capaian tahun pelajaran 2025/2026, rata-rata kemampuan akademik siswa Pesisir Selatan masih berada di posisi bawah tingkat Provinsi Sumatera Barat, dengan nilai Matematika 41,41 poin dan Bahasa Indonesia 58,66 poin.
Meski demikian, ia meminta seluruh insan pendidikan tidak berkecil hati.
“Data ini harus menjadi titik awal pembenahan. Kita memiliki program Nagari Pandai sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, literasi, logika, dan kemampuan akademik siswa hingga ke tingkat nagari,” ujarnya.
Hendrajoni juga menilai pemanfaatan teknologi digital melalui Liga Sang Juara menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, kompetisi yang sehat mampu melatih daya saing, kecepatan berpikir, kemampuan menyelesaikan persoalan, sekaligus membentuk karakter peserta didik.
“Kecerdasan tanpa integritas akan kehilangan arah. Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan daya saing yang kuat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Selatan, Salim Muhaimin, mengatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan Bupati dengan bekerja lebih maksimal meningkatkan mutu pendidikan.
Ia menargetkan pada 2027 kualitas pendidikan Pesisir Selatan akan mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Kami berjanji kepada Bapak Bupati akan bekerja lebih maksimal lagi. Insya Allah pada tahun 2027 mutu pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan menjadi lebih baik,” ucapnya.










