PESISIR SELATAN – Antusiasme masyarakat mengikuti program Sunat Massal Gratis yang digelar di Puskesmas Tarusan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melampaui ekspektasi panitia. Dari target awal sebanyak 70 peserta, kegiatan bakti sosial tersebut berhasil melayani 86 anak dari berbagai nagari di wilayah kerja Puskesmas Tarusan, Senin (6/7/2026).
Sejak pagi, halaman Puskesmas Tarusan dipadati peserta yang datang bersama orang tua mereka. Meski sebagian anak tampak tegang menunggu giliran, suasana tetap berlangsung hangat berkat pendampingan tenaga kesehatan yang berupaya menciptakan rasa nyaman bagi setiap peserta.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Puskesmas Tarusan dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat sekaligus membantu meringankan beban ekonomi keluarga.
Pelaksanaan sunat massal melibatkan tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Seluruh tindakan dilakukan sesuai standar pelayanan medis dengan mengutamakan keselamatan, kenyamanan, serta keamanan peserta.
Kepala Puskesmas Tarusan, dr. Fresy Wahyuni Marta, mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan Puskesmas Tarusan.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Target awal kami sebanyak 70 peserta, namun yang hadir dan berhasil mendapatkan pelayanan sunat massal mencapai 86 orang. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Tarusan semakin baik, sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar dr. Fresy.
Menurutnya, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dimanfaatkan sebagai sarana menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.
“Sunat massal ini bukan sekadar pelayanan kesehatan, tetapi juga bentuk kepedulian sosial. Kami ingin memastikan setiap anak mendapatkan pelayanan yang aman, nyaman, dan berkualitas tanpa membebani orang tua dari sisi biaya,” katanya.
Ia menjelaskan, khitan memiliki manfaat penting bagi kesehatan anak sehingga pelaksanaannya perlu disertai edukasi kepada keluarga mengenai perawatan pasca tindakan agar proses penyembuhan berjalan optimal.
Selain mendapatkan layanan sunat secara cuma-cuma, seluruh peserta juga menerima obat-obatan, edukasi perawatan luka pasca sunat, serta bingkisan sebagai bentuk perhatian selama masa pemulihan.
Fresy turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, seluruh tenaga kesehatan, lintas sektor, para donatur, serta semua pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan tersebut dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semangat gotong royong seperti inilah yang menjadi kekuatan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya program Nagari Sehat di Kabupaten Pesisir Selatan,” ucapnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang karena tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan kebutuhan terhadap pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau masih sangat besar.
“Kami berharap semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat pelayanan kesehatan melalui kegiatan-kegiatan promotif dan preventif seperti ini. Dengan kebersamaan seluruh pihak, kita dapat mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera,” tambahnya.
Keberhasilan melampaui target peserta dalam kegiatan sunat massal gratis ini menjadi bukti kuat bahwa kolaborasi antara tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang benar-benar dirasakan manfaatnya. Di tengah semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Puskesmas Tarusan tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial sebagai fondasi menuju masyarakat Pesisir Selatan yang semakin sehat.



















