PADANG — Nama Aiptu David Rico Dermawan, atau yang akrab disapa David WW, memang belum menjadi yang terbaik dalam ajang Hoegeng Awards 2026. Namun, kegagalannya meraih penghargaan tertinggi pada kategori Polisi Berdedikasi tidak membuat semangat pengabdiannya kepada masyarakat surut.
Polisi yang dikenal dengan penampilan rambut gondrong tersebut justru menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan utama dari pengabdiannya sebagai anggota Polri.
David WW masuk dalam tiga besar nominasi Hoegeng Awards 2026 kategori Polisi Berdedikasi. Namanya bersanding dengan polisi-polisi pilihan dari berbagai daerah di Indonesia sebelum akhirnya penghargaan tersebut diberikan kepada Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Riau, Kombes Eko Budhi Purwono.
Pengumuman pemenang berlangsung pada Jumat (31/7/2026) malam di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan.
Meski harus mengakui keunggulan kandidat lainnya, David memilih melihat pencapaiannya dari sisi yang berbeda. Baginya, masuk tiga besar dalam ajang penghargaan berskala nasional sudah menjadi sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Meski tidak menjadi yang nomor satu, itu bukan alasan bagi saya untuk menghentikan dedikasi kepada masyarakat Sumatera Barat, khususnya di Kota Padang,” kata David WW seusai acara pengumuman di Jakarta.
Ia menegaskan, posisi juara dan pengabdian merupakan dua hal yang berbeda. Penghargaan, menurutnya, merupakan bentuk apresiasi atau bonus atas kerja yang telah dilakukan, sementara dedikasi merupakan kewajiban yang melekat pada seorang anggota Polri.
“Jadi tidak ada alasan untuk menghentikan dedikasi hanya karena tidak meraih peringkat satu. Dedikasi itu adalah kewajiban seorang polisi,” ujarnya.
Dukungan Masyarakat Jadi Kekuatan
Perjalanan David WW hingga mampu menembus tiga besar Hoegeng Awards 2026 tidak terlepas dari dukungan banyak pihak. Ia menyampaikan terima kasih kepada keluarga, kerabat, sahabat, masyarakat Sumatera Barat, warga Kota Padang hingga masyarakat Minangkabau yang berada di perantauan.
Dukungan tersebut, kata dia, menjadi energi tersendiri selama mengikuti seluruh tahapan penghargaan hingga malam puncak.
David juga memberikan apresiasi secara khusus kepada jajaran pimpinan Polri di Sumatera Barat yang memberikan dukungan selama proses tersebut.
Ucapan terima kasih disampaikannya kepada Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, yang hadir langsung dalam acara puncak Hoegeng Awards 2026.
Apresiasi serupa diberikan kepada Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo, Kasatreskrim Polresta Padang Kompol M Yasin, serta jajaran pimpinan lainnya.
Tak kalah penting, David juga mengingat keluarga besar Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang yang selama beberapa tahun menjadi ruang pengabdiannya dalam menjalankan tugas penegakan hukum.
“Terima kasih juga yang spesial kepada istri tercinta dan keluarga besar yang selalu mendukung. Pengabdian ini tidak akan berhenti di sini,” ucapnya.
Tembus Tiga Besar dari Seluruh Indonesia
Masuknya David WW sebagai nominasi Hoegeng Awards 2026 menjadi pencapaian tersendiri. Ia berhasil menembus jajaran tiga besar kategori Polisi Berdedikasi di tengah banyaknya personel Polri yang bertugas di berbagai wilayah Indonesia.
Hoegeng Awards merupakan ajang penghargaan yang diberikan kepada anggota Polri yang dinilai memiliki kualitas dan rekam pengabdian menonjol, antara lain dari sisi integritas, dedikasi, inovasi, kepemimpinan, serta kedekatan dengan masyarakat.
Bagi masyarakat Sumatera Barat, keberhasilan David mencapai tahap akhir penghargaan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri. Ia membawa nama Padang dan Sumbar ke panggung penghargaan kepolisian tingkat nasional.
David yang dipercaya sebagai Ketua Tim II Klewang Satreskrim Polresta Padang selama ini dikenal aktif dalam pengungkapan berbagai perkara kriminal di Kota Padang.
Namun, kiprahnya tidak hanya berhenti pada penegakan hukum. David juga aktif menjalankan kegiatan sosial dan edukasi, terutama kepada kalangan pelajar.
Berbagai materi disampaikan dalam kegiatan penyuluhan, mulai dari bahaya narkoba, nasionalisme, wawasan kebangsaan hingga kesadaran hukum.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upayanya membangun hubungan yang lebih dekat antara polisi dan masyarakat, khususnya generasi muda.
Dedikasi Berlanjut
Di tengah sorotan penghargaan nasional tersebut, David memilih kembali pada prinsip awalnya, yakni bekerja dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Baginya, tidak ada garis finis dalam pengabdian seorang polisi. Penghargaan boleh datang atau tidak, tetapi tugas untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat tetap harus dijalankan.
Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Padang Kompol M Yasin mengatakan pihaknya senantiasa memberikan dukungan terhadap personel yang memiliki semangat untuk berinovasi dan memberikan pengabdian kepada masyarakat.
Dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong personel untuk terus menghadirkan kerja-kerja kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Bagi David WW, malam puncak Hoegeng Awards 2026 mungkin bukan tentang piala yang dibawa pulang.
Lebih dari itu, tiga besar nasional menjadi pengingat bahwa setiap bentuk pengabdian memiliki nilai tersendiri. Dan bagi polisi gondrong asal Padang itu, perjalanan pengabdian justru baru akan berlanjut setelah lampu panggung penghargaan dipadamkan. (*)



















