PADANG — Sebanyak 59 peserta dinyatakan lolos verifikasi untuk mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat yang akan digelar pada 14–15 Agustus 2026 di Edotel Minangkabau, Padang.
Dari 59 peserta tersebut, Kabupaten Pesisir Selatan menjadi daerah dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 11 orang. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Pasaman Barat dengan 10 peserta.
Para peserta merupakan calon anggota PWI yang telah melewati tahapan pendaftaran dan verifikasi sesuai persyaratan yang ditetapkan PWI Sumatera Barat. Mereka selanjutnya akan mengikuti OKK sebagai bagian dari proses pembekalan sebelum menjadi anggota organisasi.
Tingginya jumlah peserta dari Pesisir Selatan menjadi catatan tersendiri dalam pelaksanaan OKK kali ini. Antusiasme tersebut menunjukkan semakin banyak wartawan di daerah yang ingin memperkuat kapasitas kewartawanan sekaligus memahami lebih jauh tata kelola dan keorganisasian PWI.
Selain Pesisir Selatan dan Pasaman Barat, Kota Solok mengirimkan enam peserta. Kemudian Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Sijunjung masing-masing lima peserta.
Sementara itu, Kota Padang dan Kabupaten Solok masing-masing mengirimkan empat peserta. Kota Padang Panjang, Kota Pariaman dan Kota Bukittinggi masing-masing mengirimkan tiga peserta.
Ketua PWI Kabupaten Pesisir Selatan, Robby Oktora Romanza, menyampaikan apresiasi kepada PWI Sumatera Barat yang telah memberikan kesempatan kepada wartawan dari Pesisir Selatan untuk mengikuti proses verifikasi dan OKK.
Menurut Robby, 11 peserta dari Pesisir Selatan yang lolos verifikasi merupakan jumlah terbanyak dibandingkan kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Barat.
“Terima kasih kami sampaikan kepada PWI Sumbar. Semoga seluruh peserta OKK dari Pesisir Selatan dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan nantinya bisa bergabung dengan PWI serta bersama-sama membesarkan organisasi,” ujar Robby di Painan, Sabtu (8/8/2026).
Ia berharap seluruh peserta dari Pesisir Selatan mengikuti OKK dengan sungguh-sungguh serta menjaga nama baik daerah selama berada di Padang.
Robby menilai OKK memiliki peran penting dalam membangun pemahaman wartawan mengenai kewartawanan, etika jurnalistik dan keorganisasian.
Karena itu, ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dan materi yang diberikan selama kegiatan berlangsung.
“OKK bukan sekadar proses administratif untuk menjadi anggota organisasi. Ini juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperkuat pemahaman tentang profesi kewartawanan, kode etik jurnalistik dan bagaimana menjalankan organisasi secara baik,” katanya.
Sementara itu, Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navies, meminta calon peserta yang belum lolos verifikasi untuk tidak berkecil hati.
Menurutnya, PWI Sumbar masih membuka kesempatan melalui gelombang berikutnya bagi calon peserta yang telah memenuhi persyaratan.
“Bagi calon yang belum lolos verifikasi, jangan berkecil hati. Insyaallah akan ada gelombang berikutnya,” ucap Widya.
Ia juga menegaskan, lolos verifikasi belum serta-merta membuat peserta dinyatakan sebagai anggota PWI. Peserta masih harus mengikuti seluruh ketentuan dan tahapan yang telah ditetapkan organisasi.
Ia mengingatkan, apabila dalam proses pelaksanaan ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku, peserta dapat dikenakan sanksi, termasuk kemungkinan didiskualifikasi.
Pelaksanaan OKK PWI Sumbar pada 14–15 Agustus 2026 di Edotel Minangkabau Padang diharapkan menjadi momentum untuk memberikan pembekalan sekaligus memperkuat profesionalisme wartawan.
Selain sebagai bagian dari proses penerimaan calon anggota, kegiatan tersebut juga menjadi sarana kaderisasi dan penguatan organisasi PWI di Sumatera Barat.















