Tokoh Perantau Pessel Perkuat Silaturahmi, Sepakat Jaga Kekompakan dan Sumbangsih untuk Daerah

PESISIR SELATAN — Ikatan kekeluargaan masyarakat Pesisir Selatan di perantauan terus dijaga. Sejumlah tokoh perantau asal Pesisir Selatan (Pessel) kembali memperkuat komunikasi dan silaturahmi sebagai bagian dari upaya menjaga kekompakan sekaligus membuka ruang untuk memberikan sumbangsih pemikiran bagi kemajuan daerah.

Semangat tersebut mengemuka dalam silaturahmi antartokoh perantau asal Pesisir Selatan yang digelar di salah satu rumah makan di kawasan Pantai Salido, Kecamatan IV Jurai, Senin (21/9/2026).

Pertemuan berlangsung dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan. Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Alirman Sori, anggota Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI, Ketua DPW IKPS Riau Jhon Satri, Sekretaris IKPS Riau Zulpardisyah, Ketua Barisan Muda Pesisir Selatan (Bampers) DPW Riau Sesmaldi, Sekretaris DPW Riau Son Makwan, serta jajaran pengurus lainnya.

Di tengah suasana makan bersama, perbincangan berkembang pada berbagai persoalan yang berkaitan dengan masyarakat Pesisir Selatan di perantauan. Mulai dari pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan hingga bagaimana komunikasi antartokoh dan organisasi dapat terus dibangun agar keberadaan masyarakat Pessel di rantau tetap memberikan kontribusi positif bagi kampung halaman.

Meski berada jauh dari daerah asal dan disibukkan dengan berbagai aktivitas, hubungan kekeluargaan dinilai tidak boleh terputus. Justru, komunikasi yang terjaga menjadi salah satu modal penting untuk memperkuat rasa badunsanak sesama masyarakat Pesisir Selatan.

Alirman Sori mengatakan, silaturahmi merupakan bagian penting dalam menjaga hubungan antarsesama masyarakat Pesisir Selatan, khususnya mereka yang berada di perantauan.

Menurutnya, perbedaan kesibukan dan aktivitas masing-masing tidak semestinya menjadi penghalang untuk terus membangun komunikasi dan kebersamaan.

“Silaturahmi seperti ini penting untuk terus dijaga. Meskipun berada di rantau, ikatan kekeluargaan harus tetap kuat. Dengan komunikasi dan kebersamaan, berbagai hal bisa dibicarakan dengan suasana yang baik,” kata Alirman Sori.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan masyarakat Pesisir Selatan di rantau. Hubungan antara tokoh-tokoh perantau dengan berbagai organisasi kemasyarakatan, menurutnya, juga perlu terus diperkuat agar komunikasi berjalan semakin baik.

Silaturahmi tersebut tidak hanya menjadi ruang untuk mempererat hubungan personal, tetapi juga menjadi wadah bertukar pikiran mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan masyarakat Pesisir Selatan.

Sekretaris IKPS Riau, Zulpardisyah, menyambut baik pertemuan tersebut. Ia menilai silaturahmi antartokoh Pesisir Selatan merupakan momentum penting untuk memperkuat hubungan kekeluargaan sekaligus membangun komunikasi yang lebih erat antara organisasi dan para tokoh perantau.

“Kami tentu menyambut baik silaturahmi ini. Pertemuan seperti ini bukan hanya sekadar makan bersama, tetapi menjadi ruang untuk mempererat hubungan, bertukar pikiran dan menjaga rasa badunsanak sesama masyarakat Pesisir Selatan di rantau,” ujar Zulpardisyah.

Ia mengatakan, IKPS Riau akan terus berupaya menjaga komunikasi dan kebersamaan dengan berbagai unsur masyarakat Pesisir Selatan yang berada di perantauan.

Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara berkesinambungan diharapkan dapat memperkuat rasa persaudaraan sekaligus menjaga kekompakan masyarakat Pesisir Selatan di Riau.

“Dengan silaturahmi yang terus terjalin, diharapkan rasa persaudaraan dan kekompakan masyarakat Pesisir Selatan di Riau semakin kuat,” ucapnya.

Pertemuan tersebut menjadi pengingat bahwa jarak antara rantau dan kampung halaman bukan alasan untuk merenggangkan hubungan. Bagi para tokoh perantau Pesisir Selatan, menjaga komunikasi dan rasa badunsanak menjadi bagian penting untuk tetap terhubung sekaligus membuka ruang kontribusi bagi daerah asal.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *