Sarang Tawon Resahkan Petugas PLN di Painan, Damkarmat Pessel Bergerak

PESISIR SELATAN — Keberadaan sarang tawon di kawasan Komplek Bangunan PLN, Jalan Pemuda, Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), sempat menimbulkan kekhawatiran bagi petugas yang beraktivitas di lokasi tersebut.

Menanggapi laporan tersebut, Regu Piket Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Painan bergerak cepat melakukan evakuasi sarang tawon pada Jumat (7/8/2026) malam.

Informasi mengenai keberadaan sarang tawon itu diterima petugas dari petugas PLN sekitar pukul 16.30 WIB. Sarang tersebut berada pada posisi yang cukup rendah sehingga berpotensi mengganggu keselamatan petugas maupun masyarakat yang berada di sekitar kawasan tersebut.

Setelah menerima laporan, Regu Piket Damkarmat Painan melakukan persiapan dan mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi sarang serta menentukan langkah penanganan yang aman.

Operasi Tangkap Tawon (OTT) kemudian dilaksanakan sekitar pukul 20.00 WIB menggunakan armada Bill-up Japan.

Petugas Damkarmat melakukan proses evakuasi dengan mengedepankan prosedur keselamatan dan Standar Operasional Prosedur (SOP). Langkah tersebut penting mengingat penanganan sarang tawon tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena dapat memicu serangan dan membahayakan petugas maupun orang-orang di sekitar lokasi.

Berbekal peralatan dan perlengkapan keselamatan, petugas akhirnya berhasil mengevakuasi sarang tawon tersebut. Seluruh proses berlangsung aman dan lancar tanpa kejadian yang membahayakan petugas.

Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Pesisir Selatan, Dongki Agung Pribumi, mengatakan penanganan sarang tawon merupakan bagian dari tugas Damkarmat dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, tidak hanya dalam penanganan kebakaran.

“Setiap laporan masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan atau membahayakan keselamatan akan kami tindak lanjuti. Termasuk keberadaan sarang tawon yang dapat mengancam petugas maupun masyarakat,” ujar Agung.

Menurutnya, masyarakat diimbau tidak melakukan penanganan sendiri apabila menemukan sarang tawon, terutama jika berada di lokasi yang sulit dijangkau atau berpotensi memicu serangan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mengambil risiko. Jika menemukan sarang tawon yang membahayakan atau berada di lingkungan aktivitas warga, segera laporkan kepada petugas. Biarkan personel yang memiliki peralatan dan kemampuan untuk melakukan evakuasi,” katanya.

Agung menegaskan, keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap operasi penanganan gangguan yang dilakukan personel Damkarmat.

Dalam kejadian di Komplek Bangunan PLN Painan tersebut, setelah sarang tawon berhasil dievakuasi, kondisi lokasi kembali dinyatakan aman. Potensi gangguan dan ancaman terhadap petugas PLN maupun lingkungan sekitar pun dapat dihilangkan.

Respons cepat ini sekaligus menunjukkan bahwa keberadaan Damkarmat di tengah masyarakat bukan hanya ketika api berkobar. Berbagai potensi ancaman keselamatan, termasuk sarang tawon yang dapat membahayakan warga, juga menjadi bagian dari pelayanan yang ditangani petugas di lapangan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *