JAKARTA — Dukungan penuh mengiringi perjuangan pelajar SMAN 3 Painan yang membawa nama Kabupaten Pesisir Selatan dan Sumatera Barat pada ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat nasional di Gedung DPR RI, Jakarta.
Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Lisda Hendrajoni, hadir langsung memberikan motivasi kepada para siswa yang mengikuti kompetisi nasional tersebut, Minggu (23/8/2026).
Ajang LCC tingkat nasional berlangsung 23 hingga 27 Agustus 2026 dan diikuti peserta dari berbagai daerah. Kehadiran SMAN 3 Painan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Pesisir Selatan karena para siswa berhasil menembus persaingan tingkat provinsi dan melaju ke panggung nasional.
Di hadapan para peserta, Lisda meminta para siswa tidak merasa minder ketika berhadapan dengan peserta dari daerah lain. Menurutnya, keberhasilan mencapai tingkat nasional sudah membuktikan bahwa para pelajar SMAN 3 Painan memiliki kemampuan dan layak bersaing.
“Jangan minder dan jangan takut bersaing. Kalian sudah sampai di tingkat nasional karena memiliki kemampuan. Tampilkan yang terbaik, tetap percaya diri dan junjung tinggi sportivitas,” ujar Lisda memberikan semangat.
Lisda menilai keikutsertaan dalam kompetisi nasional bukan hanya tentang mengejar kemenangan. Lebih dari itu, pengalaman tersebut menjadi ruang bagi para siswa untuk mengasah keberanian, memperluas wawasan dan membangun kepercayaan diri.
Ia berharap para pelajar mampu menjadikan LCC tingkat nasional sebagai pengalaman penting dalam perjalanan pendidikan mereka. Menurut Lisda, pengalaman berkompetisi dengan pelajar terbaik dari berbagai daerah dapat menjadi modal untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi yang lebih tinggi.
Dukungan juga datang langsung dari Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni yang turut mendampingi kontingen SMAN 3 Painan di Jakarta.
Hendrajoni menyampaikan apresiasi kepada para siswa maupun guru pembimbing yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen hingga mampu tampil di kompetisi tingkat nasional.
“Ini bukan hanya tentang menang atau kalah. Yang terpenting adalah keberanian membawa nama sekolah, Kabupaten Pesisir Selatan dan Sumatera Barat ke tingkat nasional. Jadikan kesempatan ini sebagai pengalaman untuk terus berprestasi,” kata Hendrajoni.
Menurutnya, keberhasilan siswa menembus tingkat nasional merupakan bagian dari proses panjang dalam membangun sumber daya manusia Pesisir Selatan.
Karena itu, ia meminta para peserta menjaga semangat, konsentrasi dan kekompakan selama mengikuti perlombaan. Setiap soal yang dihadapi, kata Hendrajoni, harus dijawab dengan penuh keyakinan dan tidak mudah terpengaruh tekanan kompetisi.
“Bawa nama Pesisir Selatan dengan kepala tegak, jawab setiap soal dengan percaya diri, dan berikan yang terbaik,” ucapnya.
Kehadiran Lisda dan Hendrajoni di tengah kontingen menjadi suntikan moral bagi para siswa yang tengah menghadapi persaingan nasional. Dukungan tersebut sekaligus menunjukkan perhatian terhadap dunia pendidikan dan pembinaan prestasi generasi muda di Pesisir Selatan.
Bagi para pelajar SMAN 3 Painan, panggung nasional di Gedung DPR RI menjadi kesempatan untuk membuktikan hasil belajar dan kerja keras yang selama ini mereka jalani.
Mereka tidak hanya membawa nama sekolah, tetapi juga membawa harapan orang tua, guru, masyarakat Pesisir Selatan dan Sumatera Barat.
“Menang adalah prestasi, tetapi keberanian untuk bersaing di tingkat nasional adalah kebanggaan yang tidak ternilai. Selamat berjuang, harumkan nama SMAN 3 Painan, Pesisir Selatan dan Sumatera Barat,” tutur Hendrajoni.
Kini, perjuangan kontingen SMAN 3 Painan masih berlanjut hingga 27 Agustus 2026. Dengan dukungan dan doa dari masyarakat, para siswa diharapkan mampu tampil maksimal, menjaga sportivitas dan memberikan hasil terbaik di panggung LCC tingkat nasional.





















