Zhifanna Tampil Memukau di Top 26 D’Academy 8, Dapat Tiga SO dan Kejutan Ulang Tahun ke-17

DAERAH, HEADLINE, NASIONAL289 Dilihat

JAKARTA — Peserta asal Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Zhifanna Putri Allaysa atau yang dikenal dengan nama panggung Zhifanna, kembali mencuri perhatian dalam lanjutan babak Top 26 D’Academy 8 yang digelar di studio Indosiar, Jakarta, Selasa (25/8/2026) malam.

Tampil sebagai salah satu peserta Grup 2, Zhifanna sukses melewati babak tersebut setelah mendapatkan tiga standing ovation (SO) dari dewan juri, yakni Soimah, Nassar, dan Wika Salim.

Malam itu, lima peserta Grup 2 terlebih dahulu tampil secara kolaborasi dengan membawakan lagu “Sabda Cinta” yang dipopulerkan Erie Suzan dan Iyeth Bustami. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari ketiga juri.

Soimah menilai kelima peserta telah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Ia menyebut masing-masing peserta memiliki kekuatan vokal yang menjadi senjata dalam persaingan D’Academy 8.

“Kalian memberikan pertunjukan yang sangat luar biasa malam ini. Saya tahu kelima ini masing-masingnya memiliki senjata yang luar biasa. Semuanya sangat bagus. Nanti di pertunjukan solo harus lebih best dari ini,” ujar Soimah.

Soimah mengaku memiliki dua pilihan untuk peserta yang menurutnya tampil tanpa catatan berarti, yakni Zhifanna dan Azzio. Namun, pada penampilan kolaborasi tersebut, ia memilih Azzio.

Senada, Wika Salim menilai karakter masing-masing peserta mulai semakin terlihat seiring kompetisi memasuki babak yang lebih ketat.

“Semakin ke sini semakin kelihatan karakter masing-masing peserta. Kelimanya sudah bagus penampilannya. Saya menyarankan agar kalian lebih lepas lagi,” kata Wika.

Ia juga mengingatkan para peserta agar lebih percaya diri ketika tampil secara berkelompok dan tidak terlihat seperti sedang menunggu giliran bernyanyi.

Sementara, Nassar meminta para peserta lebih memperhatikan kerapian vokal, terutama ketika membawakan nada-nada tinggi.

“Agar lebih dirapikan lagi ya, jangan kencang-kencang. Tapi semuanya sudah bagus. Walaupun tadi pas di nada tinggi ada yang kedengaran kurang sampai juga,” ucap Nassar.

Dalam penampilan kolaborasi tersebut, ketiga juri akhirnya memilih Azzio sebagai peserta yang mereka unggulkan.

Memasuki penampilan solo, Zhifanna membawakan lagu “Derita” milik musisi legendaris Indonesia, Rhoma Irama.

Penampilan Zhifanna langsung mendapat respons positif. Ketiga juri memberikan standing ovation sebagai bentuk apresiasi atas penampilannya.

Soimah bahkan menyebut Zhifanna tampil “membahana dan menggelora”. Menurutnya, lagu tersebut memiliki tantangan tersendiri karena dibawakan dengan tempo yang cukup lambat.

“Tempo seperti tadi tantangannya sangat berat. Karena temponya sangat pelan. Susah nyanyi di tempo ini. Jadi, di tempo seperti ini Zhifanna mampu mengolah seluruhnya,” kata Soimah.

Ia juga memuji kemampuan Zhifanna dalam mengolah nada dan cengkok. Menurut Soimah, Zhifanna mampu membawakan sejumlah nada yang tidak mudah dinyanyikan.

“Tadi itu Zhifanna mengeluarkan not-not mahal. Ada cengkok yang jarang digunakan. Dia itu selalu pas nembak-nembak nada. Dia selalu keren banget dan pas. Malam ini Zhifanna the best,” ujarnya.

Pujian juga datang dari Nassar. Ia menilai Zhifanna tidak hanya mampu menunjukkan kekuatan pada nada tinggi, tetapi juga berhasil menguasai nada rendah.

“Banyak sekali komentar di luar sana. Tapi malam ini Zhifanna berhasil menyanyikan nada rendah dengan baik, tidak saja pada nada tinggi. Jadi, saya mempertegas bahwa kamu nada rendah bagus, nada tinggi luar biasa,” tutur Nassar.

Sementara Wika Salim menyoroti penampilan panggung Zhifanna yang dinilainya semakin matang.

Menurut Wika, Zhifanna tidak hanya mengandalkan kemampuan vokal, tetapi juga mampu menyatukan ekspresi, penampilan, dan sikap di atas panggung.

Attitude panggung kamu itu bagus banget. Kamu tidak cuma pikirkan suara kamu, tapi semuanya kelihatan menyatu. Memang semuanya harus paket komplit dan pertahankan itu,” ucap Wika.

Wika juga mengapresiasi kemampuan Zhifanna dalam membawakan nada rendah.

“Zhifanna suaranya memang tinggi melengking, tapi ketika kamu nyanyi nada rendah tadi juga terdengar mendayu-dayu dan itu bagus banget. Pertahankan ya, Zhifanna,” ujarnya.

Usai mendapatkan tiga SO dari dewan juri, Zhifanna dinyatakan lolos ke babak berikutnya. Momen kelulusan tersebut ditandai dengan pemberian buket bunga dari penggemarnya yang bertuliskan “Selamat Kamu Lolos”.

Kebahagiaan Zhifanna semakin lengkap karena malam itu juga menjadi momen spesial bagi dirinya. Peserta asal Pesisir Selatan itu mendapat kejutan ulang tahun ke-17.

Ulang tahun Zhifanna sebenarnya jatuh pada 20 Agustus 2026. Namun, perayaan secara khusus dilakukan di studio Indosiar pada malam penampilannya.

Kejutan tersebut semakin mengharukan karena orangtua Zhifanna datang langsung ke studio Indosiar untuk memberikan dukungan sekaligus merayakan ulang tahun putrinya.

Kehadiran orangtuanya di panggung D’Academy 8 menjadi kejutan tersendiri bagi Zhifanna yang sebelumnya tidak mengetahui kedatangan mereka.

Pada babak Top 26 D’Academy 8, para peserta kembali dibagi ke dalam lima grup yang masing-masing beranggotakan lima hingga enam peserta.

Setiap grup terdiri dari peserta yang mewakili tiga tim coach, yakni Melly Lee, Fildan Rahayu, dan Selfi Yamma.

Tantangan yang diberikan mengusung tema “Kolaborasi Penuh Cinta”. Para peserta diwajibkan tampil sebanyak dua kali, yakni secara berkelompok bersama seluruh anggota grup dan kemudian tampil secara solo.

Pada Grup 2, Zhifanna menjadi salah satu wakil dari Tim Selfi Yamma bersama Inayah asal Gowa, Sulawesi Selatan. Sementara Tim Melly Lee diwakili Azzio asal Deli Serdang, Sumatera Utara, dan Rofia asal Kuningan, Jawa Barat. Adapun Tim Fildan diwakili Kadhafy asal Bangkalan, Jawa Timur.

Penampilan Zhifanna di Top 26 sekaligus menambah panjang perjuangan putri Pesisir Selatan tersebut dalam ajang pencarian bakat dangdut D’Academy 8.

Dengan tiga SO dari dewan juri dan dukungan penuh keluarga serta masyarakat Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Zhifanna kini melangkah ke babak selanjutnya untuk kembali memperlihatkan kemampuan terbaiknya di panggung D’Academy 8.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *