PESISIR SELATAN — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Painan bersama personel TNI dan Polri menggelar penggeledahan rutin sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, Selasa (22/9/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.15 WIB tersebut dipimpin Kepala Rutan Kelas IIB Painan Hastono dan melibatkan personel Kodim 0311/Pessel serta Polres Pesisir Selatan.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan. Di antaranya gelas kaca, gunting kecil, pisau atau cutter, korek api gas, gulungan lakban atau isolasi, kawat berbentuk lingkaran, potongan besi logam, serta sejumlah alat cukur.
Petugas juga menemukan tiga sendok makan, beberapa botol parfum atau pewangi, korek api, serta sejumlah kartu permainan.
Penggeledahan diawali dengan apel gabungan di halaman Rutan Kelas IIB Painan. Dalam arahannya, Hastono menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan.
“Penggeledahan secara rutin agar dilaksanakan satu kali dalam seminggu sesuai arahan pimpinan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dengan melibatkan personel gabungan TNI dan Polri,” ujar Hastono dalam arahannya.
Menurutnya, penggeledahan menyasar blok hunian, kamar warga binaan, kamar kosong, serta sejumlah tempat yang berpotensi digunakan untuk menyimpan atau menyembunyikan barang-barang terlarang maupun barang yang penggunaannya bertentangan dengan tata tertib rutan.
Selain penggeledahan, Rutan Kelas IIB Painan juga menyiapkan pemeriksaan atau tes urine terhadap warga binaan sebagai bagian dari deteksi dini terhadap kemungkinan penyalahgunaan narkotika. Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh tim medis Rutan sesuai prosedur yang berlaku.
Dalam pelaksanaannya, seluruh personel diminta mengedepankan sikap profesional, proporsional dan humanis. Petugas juga diarahkan menjaga komunikasi serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan ketegangan selama proses penggeledahan berlangsung.
Kegiatan tersebut turut melibatkan Batih Ops Kodim 0311/Pessel Serka Septa bersama anggota, serta KBO Satreskrim Polres Pesisir Selatan Iptu Dozi Sarjono bersama personel Polres Pessel yang tergabung dalam Regu Siaga B.
Hastono menyebut, pengamanan gabungan tersebut ditujukan untuk mencegah berbagai potensi gangguan, termasuk upaya pelarian, penyelundupan barang terlarang, keributan maupun pelanggaran tata tertib lainnya.
Setiap barang yang ditemukan dalam penggeledahan selanjutnya dicatat, didokumentasikan dan dilaporkan secara berjenjang untuk dilakukan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 21.45 WIB dalam keadaan aman dan tertib.





















