Pessel Lepas Atlet Berkuda Memanah, Panahan dan Petanque, Bidik Medali di Porprov Sumbar 2026

DAERAH, HEADLINE, OLAHRAGA262 Dilihat

PESISIR SELATAN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pesisir Selatan kembali melepas gelombang atlet yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.

Kali ini, kontingen dari tiga cabang olahraga (cabor), yakni Berkuda Memanah di bawah PORDASI, Panahan (PERPANI), dan Petanque (FOPI), resmi diberangkatkan menuju arena pertandingan. Pelepasan dilakukan Ketua KONI Pesisir Selatan, M. Adli, di Sekretariat KONI Pessel, Sabtu (3/10/2026).

Ketiga cabor tersebut menjadi bagian dari kekuatan Pesisir Selatan yang diharapkan mampu menyumbangkan medali dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Dalam sambutannya, M. Adli meminta para atlet tidak sekadar bertanding, tetapi juga menjaga nama baik daerah selama berada di arena Porprov.

“Hari ini kami melepas atlet-atlet terbaik kita dari Berkuda Memanah, Panahan, dan Petanque. Kalian berangkat membawa nama besar Pesisir Selatan. Saya minta jaga kekompakan, jaga sportivitas, dan fokus untuk memberikan yang terbaik. Target kita jelas, pulang membawa medali dan mengharumkan nama daerah,” ujar M. Adli.

Menurutnya, ketiga cabor yang diberangkatkan tersebut memiliki potensi dan tradisi prestasi bagi Pesisir Selatan. Karena itu, ia meminta atlet tampil percaya diri dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

M. Adli juga memastikan KONI Pessel memberikan dukungan terhadap kebutuhan kontingen, mulai dari keberangkatan, akomodasi hingga penghargaan bagi atlet yang berhasil menorehkan prestasi.

“Manfaatkan momentum ini sebaik mungkin. Porprov ini menjadi kesempatan bagi atlet untuk menunjukkan hasil dari proses latihan dan pembinaan yang telah dijalani,” katanya.

Porprov XVI Sumatera Barat 2026 kembali digelar setelah vakum selama delapan tahun. Pelaksanaan pertandingan berlangsung mulai 2 hingga 14 Oktober 2026 di sejumlah kabupaten/kota sebagai tuan rumah. Pembukaan dipusatkan di Kota Solok, sementara penutupan dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Padang Pariaman.

Bagi Pesisir Selatan, ajang tersebut bukan hanya menjadi arena perebutan medali, tetapi juga menjadi panggung untuk mengukur hasil pembinaan olahraga daerah setelah melewati masa tanpa Porprov.

Ketua PORDASI Pesisir Selatan, Ketua Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Pessel, serta Ketua FOPI Pessel yang turut hadir dalam pelepasan menyatakan kesiapan atlet masing-masing.

Para atlet disebut telah menjalani pemusatan latihan secara intensif selama beberapa bulan terakhir. Persiapan tersebut menjadi modal bagi atlet untuk menghadapi persaingan dengan kontingen dari kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Barat.

Usai dilepas, para atlet langsung bertolak menuju lokasi pertandingan sesuai venue masing-masing. Mereka membawa satu misi yang sama, yakni tampil maksimal dan berupaya mempersembahkan medali untuk Pesisir Selatan.

Pelepasan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus KONI Pessel, pelatih, ofisial, serta para atlet.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *