Bertarung di Kandang Sendiri, Sepak Takraw Pessel Sumbang Perunggu Porprov XVI

DAERAH, HEADLINE, OLAHRAGA182 Dilihat

PESISIR SELATAN – Bertanding di hadapan publik sendiri, kontingen Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) berhasil menorehkan prestasi pada cabang olahraga (cabor) sepak takraw Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.

Tim Pesisir Selatan meraih medali perunggu pada nomor pertandingan Mix Quadrant. Raihan tersebut menjadi salah satu catatan positif bagi tuan rumah dalam perhelatan olahraga tingkat provinsi yang berlangsung di Kabupaten Pesisir Selatan.

Medali perunggu itu dipersembahkan enam atlet yang tampil dengan semangat dan kerja keras sepanjang pertandingan, yakni Alvi Akbar, Randi Warman, Yovi Nofrizal, Lativa Tul Husna, Yenita Roza, dan Resti Elga Sapitri.

Nomor Mix Quadrant menjadi tantangan tersendiri karena menuntut kekompakan, komunikasi, ketepatan umpan, serta kemampuan menjaga ritme permainan. Perpaduan atlet putra dan putri membuat setiap poin harus diperjuangkan dengan konsentrasi tinggi.

Bermain sebagai tuan rumah tentu membawa motivasi sekaligus tekanan tersendiri. Dukungan publik Pesisir Selatan menjadi energi tambahan bagi para atlet untuk tampil maksimal hingga akhirnya mampu membawa pulang medali perunggu.

Manager tim sepak takraw Pessel, Yurnalisman, menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh atlet yang telah tampil maksimal membawa nama daerah.

Menurutnya, medali perunggu tersebut merupakan hasil dari kerja keras, kekompakan, serta semangat para atlet selama menjalani persiapan hingga bertanding di arena Porprov.

“Alhamdulillah, kita bersyukur atas hasil yang diraih atlet. Mereka sudah berjuang maksimal dan menunjukkan semangat serta kekompakan selama pertandingan. Medali ini tentu menjadi kebanggaan bagi Pesisir Selatan,” ujar Yurnalisman, Senin (5/10/2026).

Ia berharap hasil tersebut menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat puas dengan capaian yang diraih.

“Kita berharap ke depan prestasi ini bisa terus ditingkatkan. Yang terpenting, para atlet tetap semangat, terus berlatih dan menjadikan pengalaman di Porprov ini sebagai modal untuk meraih prestasi yang lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Ketua KONI Pesisir Selatan, M. Adli, turut memberikan apresiasi atas perjuangan tim sepak takraw yang telah menyumbangkan medali bagi kontingen Pessel.

Menurut M. Adli, setiap medali yang diraih atlet Pesisir Selatan merupakan buah dari proses panjang, mulai dari latihan, pembinaan hingga perjuangan saat berada di arena pertandingan.

“Kami mengapresiasi perjuangan atlet sepak takraw Pessel. Medali perunggu ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim. Terima kasih kepada atlet, pelatih, official dan manager yang telah berjuang membawa nama Pesisir Selatan,” ucapnya.

Ia juga berpesan agar para atlet tetap menjaga semangat dan sportivitas dalam setiap pertandingan.

“Jangan cepat puas. Jadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman untuk terus berkembang. Tetap jaga sportivitas, kekompakan dan nama baik Pesisir Selatan,” tutur M. Adli.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran tim pelatih yang terus mendampingi dan mematangkan persiapan atlet. Tim sepak takraw Pesisir Selatan ditangani Jefri Dasrial dan Harmis Yasril.

Sementara itu, Novrianto, bertugas sebagai official dan Yurnalisman dipercaya sebagai manager tim.

Raihan perunggu ini sekaligus menunjukkan bahwa persaingan di arena Porprov XVI Sumatera Barat berlangsung ketat. Bagi Pesisir Selatan, medali tersebut menjadi buah dari proses latihan, kekompakan tim, serta perjuangan para atlet yang membawa nama daerah di hadapan publik sendiri.

Dengan tambahan medali dari sepak takraw, perjuangan kontingen Pesisir Selatan untuk mengumpulkan prestasi di Porprov XVI Sumatera Barat masih terus berlanjut. Setiap pertandingan menjadi kesempatan bagi para atlet tuan rumah untuk mengharumkan nama daerah di panggung olahraga Sumatera Barat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *