M. Adli Kobarkan Semangat Atlet IMI Pessel: Jangan Kalah Sebelum Bertarung!

DAERAH, HEADLINE, OLAHRAGA119 Dilihat

PESISIR SELATAN — Ada pesan yang lebih berat dari sekadar target medali saat Ketua Umum KONI Pesisir Selatan (Pessel) M. Adli melepas kontingen Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pesisir Selatan menuju arena Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.

Senin (5/10/2026), suasana haru bercampur semangat terasa di Sekretariat KONI Pessel. Di hadapan atlet, pelatih dan ofisial IMI Pessel, M. Adli menitipkan satu hal penting, yakni nama dan marwah Pesisir Selatan harus dijaga di arena pertandingan.

“Hari ini saya tidak hanya melepas atlet, saya melepas duta-duta terbaik Pesisir Selatan. Di helm dan di jersey kalian ada nama Pessel. Berangkatlah dengan kepala tegak, bertarunglah dengan hati yang bersih. Kalah menang itu biasa, tapi jangan pernah kalah sebelum bertarung. Harumkan nama orang tua, harumkan nama daerah kita,” ujarnya.

Pesan tersebut disampaikan M. Adli dengan penuh penekanan. Baginya, atlet yang turun di Porprov bukan hanya mewakili cabang olahraga, tetapi membawa identitas daerah yang melekat dalam setiap perjuangan mereka di arena.

Pelepasan kontingen IMI Pessel menjadi bagian dari gelombang keberangkatan kontingen Pesisir Selatan yang berjumlah 726 personel untuk mengikuti Porprov XVI Sumbar 2026. Ajang olahraga tingkat provinsi tersebut digelar di Padang dan sejumlah daerah tuan rumah, termasuk Pesisir Selatan.

M. Adli menegaskan, atlet IMI Pessel datang ke Porprov bukan tanpa persiapan. Mereka merupakan bagian dari hasil pembinaan dan proses seleksi yang telah dilakukan IMI Pesisir Selatan.

Karena itu, ia meminta para atlet tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diperoleh. Fokus selama bertanding, menjaga kondisi fisik, kekompakan tim, serta mengutamakan keselamatan menjadi pesan yang ditekankan kepada seluruh kontingen.

“Porprov ini sempat tertunda delapan tahun. Ini panggung pembuktian setelah penantian panjang. Saya minta kalian jaga sportivitas, jaga keselamatan di lintasan, dan tunjukkan bahwa anak Pessel itu petarung tangguh, bermental juara. Doa 500 ribu lebih masyarakat Pesisir Selatan menyertai kalian,” katanya.

Bagi M. Adli, kemenangan memang menjadi target yang harus diperjuangkan. Namun, keberanian untuk tampil maksimal, menjaga sportivitas dan memberikan yang terbaik bagi daerah jauh lebih penting daripada sekadar angka di papan klasemen.

Ia berharap, para atlet mampu menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di Pesisir Selatan terus bergerak dan memiliki potensi untuk bersaing dengan daerah lain di Sumatera Barat.

Kontingen IMI Pessel sendiri menyatakan kesiapan menghadapi Porprov XVI. Dengan persiapan yang telah dilakukan dan semangat juang yang dibawa ke arena, mereka bertekad memberikan hasil terbaik sekaligus membuka peluang menyumbangkan medali bagi kontingen Pesisir Selatan.

Pelepasan kemudian ditutup dengan doa bersama dan foto bersama. Satu per satu atlet bersiap meninggalkan sekretariat dengan membawa perlengkapan pertandingan dan tekad yang sama, yakni tampil maksimal dan pulang membawa kebanggaan.

Porprov XVI Sumbar 2026 diikuti 19 kontingen kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Bagi Pesisir Selatan, keikutsertaan dalam ajang ini bukan hanya tentang mengejar medali, tetapi juga momentum membangun kembali kejayaan olahraga daerah di tingkat provinsi.

Di balik deru mesin dan persaingan di lintasan, para atlet IMI Pessel kini membawa pertaruhan yang lebih besar, nama orang tua, kampung halaman, dan marwah Ranah Pesisir.

Menang adalah harapan. Bertanding dengan gagah dan menjaga nama baik daerah adalah kewajiban.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *