PADANG – Perjuangan Kontingen Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI 2026 kembali membuahkan hasil. Tim putra cabang olahraga (cabor) bola tangan memastikan perolehan medali perunggu setelah melaju ke babak semifinal, Selasa (6/10/2026).
Namun, bagi skuad Pessel, medali perunggu belum menjadi tujuan akhir. Dengan tiket semifinal di tangan, tim bola tangan putra kini membidik kemenangan untuk melangkah ke partai final sekaligus membuka peluang membawa pulang medali emas.
Langkah Pessel menuju semifinal terbilang meyakinkan. Tergabung di Grup B, tim asuhan pelatih dan official Pessel berhasil keluar sebagai juara grup setelah menaklukkan Kota Pariaman, Agam, dan Pasaman Barat.
Pada babak semifinal, Pessel dijadwalkan menghadapi runner-up Grup Padang Pariaman. Pertandingan ini menjadi penentu apakah perjuangan 14 atlet Pessel akan berlanjut ke partai puncak Porprov XVI Sumbar.
Official pelatih tim bola tangan Pessel, Idul Fitri, mengatakan performa anak asuhnya sejauh ini cukup baik. Para atlet dinilai mampu menjalankan permainan sesuai strategi dan menunjukkan semangat juang tinggi di setiap pertandingan.
“Alhamdulillah kita semifinal hari ini. Perunggu sudah kita amankan. Semoga tim kita performanya baik dan bisa sampai final,” ujar Idul Fitri pada wartawan.
Menurutnya, keberhasilan merebut posisi juara grup menjadi modal penting bagi tim untuk menghadapi pertandingan semifinal. Meski demikian, ia mengingatkan para pemain agar tidak cepat puas karena perjuangan untuk meraih medali emas masih panjang.
Ke-14 atlet yang diturunkan, kata dia, telah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Mereka pun bertekad menjaga tren positif hingga pertandingan terakhir.
Harapan serupa disampaikan Kepala Bidang Pembinaan Prestasi KONI Pessel, Wawan Kurniawan. Ia menyebut keberhasilan bola tangan putra mengamankan minimal medali perunggu ikut menambah koleksi medali sementara Pessel di Porprov XVI.
Hingga Selasa, Kontingen Pessel telah mengantongi 14 medali. Namun, Wawan berharap raihan tersebut belum berhenti di medali perunggu.
“Mudah-mudahan perunggu di tangan cabor bola tangan tim putra bisa menjadi emas. Hingga sekarang kita masih terus berjuang ke semifinal,” kata Wawan.
Dari total 14 medali tersebut, cabor taekwondo menjadi salah satu penyumbang terbesar dengan koleksi delapan medali, terdiri dari dua emas, dua perak, dan empat perunggu.
Kemudian, cabor petanque menyumbangkan satu medali emas dan satu perunggu. Sementara gulat, sepak takraw, dan akuatik masing-masing menyumbangkan satu medali perunggu.
Satu medali perunggu lainnya datang dari bola tangan putra yang saat ini masih memiliki peluang besar untuk meningkatkan warna medalinya menjadi emas.
Wawan menyebut, perjuangan para atlet Pessel masih panjang. Sejumlah cabor masih bertanding dan berpeluang menambah perolehan medali bagi kontingen.
“Semoga pundi-pundi medali kita terus bertambah. Target kita dengan potensi yang ada sekarang bisa menambah perolehan emas,” tuturnya.
Dengan modal sebagai juara Grup B dan semangat untuk mengubah perunggu menjadi emas, tim bola tangan putra Pessel kini tinggal selangkah lagi menuju partai puncak. Pertandingan semifinal menjadi ujian berikutnya bagi skuad Pesisir Selatan untuk membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pengaman medali, tetapi juga penantang serius gelar juara Porprov XVI Sumbar 2026.

















