PADANG — Perjuangan atlet biliar Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI 2026 terus membuahkan hasil. Hingga Jumat (9/10/2026) malam, cabang olahraga (cabor) biliar kembali menyumbangkan satu medali emas, satu perak, dan dua perunggu bagi kontingen daerah berjuluk Negeri Sejuta Pesona itu.
Tambahan medali tersebut, menjadi bukti daya saing atlet biliar Pessel di tengah ketatnya persaingan olahraga tingkat provinsi. Namun, perjuangan belum berakhir. Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Pessel masih membidik tiga medali emas tambahan dari tujuh nomor pertandingan yang tersisa.
Medali emas terbaru dipersembahkan pasangan Nofriando Aberoy dan Jon Hendri Saputra pada nomor 10 ball double putra. Keduanya tampil impresif dan memastikan kemenangan setelah menundukkan lawan dengan skor telak 8-2.
Kemenangan tersebut menambah kepercayaan diri tim biliar Pessel untuk melanjutkan persaingan sekaligus memperbesar kontribusi medali bagi daerah pada ajang Porprov XVI Sumbar.
Sementara itu, medali perak diraih Oktri Darma Putra pada nomor English Frame single putra. Meski harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-3, perjuangannya tetap memberikan tambahan poin prestasi bagi kontingen Pessel.
Dari nomor putri, dua atlet Pessel, Tentrem Pangestuti dan Salsabilla, turut menyumbangkan medali perunggu pada nomor 10 ball single putri. Capaian tersebut memperlihatkan kontribusi atlet putri dalam menjaga produktivitas medali cabor biliar.
Ketua POBSI Kabupaten Pesisir Selatan, Rival Maulana yang akrab disapa Papay, mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diraih para atletnya. Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari perjuangan atlet, dukungan tim pelatih, serta kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan menghadapi Porprov.
“Alhamdulillah, hari ini biliar Pessel mendapatkan tambahan satu medali emas, satu perak, dan dua perunggu dari dua atlet single putri kita,” ujar Papay.
Meski telah mengamankan sejumlah medali, Papay mengatakan bahwa peluang Pessel untuk menambah pundi-pundi emas masih terbuka. Dengan tujuh nomor pertandingan yang belum diselesaikan, ia optimistis atlet biliar Pessel mampu kembali naik podium tertinggi.
“Dari tujuh nomor pertandingan yang masih tersisa, Insya Allah kami menargetkan tiga emas lagi,” ucapnya.
Target tersebut, kata Papay, menjadi motivasi bagi para atlet untuk menjaga fokus, semangat, dan kesiapan menghadapi lawan. Ia berharap seluruh atlet mampu mempertahankan performa terbaik hingga pertandingan terakhir.
Optimisme itu bukan tanpa modal. Sebelumnya, pasangan Nofriando Aberoy dan Jon Hendri Saputra juga berhasil mempersembahkan medali emas bagi Pessel pada nomor 15 ball double putra. Keberhasilan meraih emas di nomor tersebut menjadi tambahan dorongan bagi pasangan ini dan rekan-rekannya untuk kembali menunjukkan penampilan terbaik.
Bagi POBSI Pessel, setiap nomor pertandingan yang tersisa merupakan kesempatan untuk memperkuat posisi kontingen daerah dalam persaingan Porprov XVI Sumbar. Karena itu, para atlet diminta tetap menjaga konsistensi dan tidak kehilangan fokus di tengah ketatnya kompetisi.
Papay berharap dukungan masyarakat Pesisir Selatan terus mengalir kepada para atlet yang masih berjuang. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga motivasi sekaligus menambah semangat mereka dalam mengejar target prestasi.
“Kami akan terus berjuang. Masih ada tujuh nomor pertandingan lagi dan kami berharap bisa mencapai target tiga medali emas tambahan,” tutur Papay.
Dengan peluang yang masih terbuka, POBSI Pessel kini berupaya memaksimalkan sisa pertandingan demi menambah koleksi emas dan memberikan kontribusi terbaik bagi kontingen Kabupaten Pesisir Selatan di Porprov XVI Sumbar 2026.















