SAWAHLUNTO – Kontingen Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) kembali menambah pundi-pundi medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Kali ini, dua medali perunggu dipersembahkan atlet cabang olahraga (cabor) Shorinji Kempo melalui nomor Randori putra di Kota Sawahlunto, Selasa (14/10/2026).
Dua medali tersebut menjadi buah perjuangan Adrian Farel yang turun di kelas 70 kilogram (kg) putra dan Muhammad Syahdan di kelas 65 kg putra. Keduanya berhasil menembus persaingan ketat hingga babak semifinal dan memastikan tempat di podium dengan raihan medali perunggu.
Di atas arena pertandingan, Adrian Farel dan Muhammad Syahdan harus mengerahkan kemampuan, ketahanan fisik, serta mental bertanding untuk menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Meski belum berhasil melangkah ke partai puncak, perjuangan keduanya tetap menghadirkan hasil positif bagi kontingen Pessel.
Raihan dua perunggu tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa atlet Kempo Pessel mampu bersaing di tingkat provinsi. Lebih dari sekadar tambahan medali, hasil ini juga menjadi modal berharga bagi pembinaan atlet untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Ketua Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) Kabupaten Pesisir Selatan, Rega Desfinal, S.T., yang mendampingi langsung para atlet di lokasi pertandingan, mengaku bangga atas perjuangan yang telah ditunjukkan kedua atletnya.
“Alhamdulillah, target kita ada medali yang dibawa pulang. Dua perunggu ini hasil kerja keras anak-anak. Adrian Farel di kelas 70 kg dan Muhammad Syahdan di kelas 65 kg sudah tampil maksimal. Kita syukuri dulu, ini modal untuk pembinaan ke depan,” ujar Rega, Selasa (14/10/2026).
Menurutnya, persaingan pada Porprov XVI Sumatera Barat tahun ini berlangsung ketat. Sejumlah daerah, seperti Kota Padang, Bukittinggi, dan tuan rumah Sawahlunto, menjadi pesaing yang harus diperhitungkan karena memiliki atlet dengan kemampuan kompetitif.
Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi atlet Kempo Pessel untuk terus meningkatkan kualitas teknik, fisik, dan mental bertanding. Evaluasi menyeluruh diperlukan agar pengalaman pada Porprov kali ini dapat menjadi bekal dalam mempersiapkan atlet menghadapi kejuaraan mendatang.
Rega juga menyampaikan apresiasi kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pesisir Selatan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), para orang tua atlet, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada tim Kempo Pessel.
“Terima kasih untuk dukungan KONI Pessel, Dispora, orang tua atlet, dan masyarakat Pesisir Selatan. Insya Allah, ke depan kita bakal evaluasi agar bisa meningkatkan prestasi dan meraih emas pada Porprov selanjutnya,” katanya.
Bagi PERKEMI Pessel, dua medali perunggu ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan pijakan untuk membangun prestasi yang lebih tinggi. Dengan evaluasi dan pembinaan yang berkelanjutan, para atlet diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan mengubah raihan perunggu menjadi medali emas pada kompetisi berikutnya.
Tambahan dua medali dari cabor Kempo tersebut turut memperkuat kontribusi kontingen Pesisir Selatan dalam perburuan medali Porprov XVI Sumatera Barat 2026.














