Hendrajoni Turun ke Posko Bencana Tapan, Bantuan untuk Warga Diminta Bergerak Cepat

PESISIR SELATAN — Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, turun langsung ke posko tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor di Nagari Sungai Talang, Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul) Tapan, Sabtu (17/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal dan bantuan tepat sasaran untuk masyarakat yang terdampak bencana.

Di tengah upaya masyarakat memulihkan diri dari dampak banjir dan longsor, kehadiran pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam memastikan kebutuhan warga mendapat perhatian. Hendrajoni bersama rombongan tidak hanya mengunjungi posko tanggap darurat, tetapi juga meninjau sejumlah titik terdampak untuk melihat langsung kondisi di lapangan.

Dalam kunjungan tersebut, Hendrajoni menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel yang telah bekerja keras siang dan malam membantu masyarakat yang tertimpa musibah.

Menurutnya, penanganan bencana membutuhkan kerja sama dan kepedulian seluruh pihak. Pemerintah daerah bersama TNI, kepolisian, serta instansi terkait harus terus bersinergi agar masyarakat terdampak memperoleh bantuan dan pelayanan yang dibutuhkan.

“Ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah daerah bersama seluruh instansi terkait, termasuk TNI dan kepolisian, yang hadir di tengah masyarakat untuk memberikan bantuan dan memastikan warga terdampak mendapatkan penanganan secara cepat,” ujar Hendrajoni.

Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus berupaya mendampingi masyarakat, tidak hanya selama masa tanggap darurat, tetapi juga dalam proses pemulihan setelah bencana.

Hendrajoni juga mengajak masyarakat agar tetap tabah, menjaga semangat, dan saling menguatkan dalam menghadapi situasi sulit tersebut. Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi modal penting untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

“Kepada masyarakat, saya mengajak kita semua untuk tetap semangat dan bangkit. Kita harus saling menguatkan agar proses pemulihan pascabencana ini bisa berjalan lebih cepat,” katanya.

Selain memastikan penanganan darurat, Bupati menekankan pentingnya percepatan distribusi bantuan. Ia meminta agar bantuan yang tersedia segera disalurkan kepada warga yang membutuhkan, terutama masyarakat yang terdampak langsung banjir dan tanah longsor.

Dalam kesempatan itu, Hendrajoni bersama rombongan juga menyerahkan bantuan sembako dan kursi roda secara simbolis kepada masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus meringankan beban masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus pascabencana.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, kata Hendrajoni, akan terus mendorong percepatan penanganan dan pemulihan wilayah terdampak, khususnya di kawasan Tapan. Koordinasi antarlembaga perlu diperkuat agar berbagai kebutuhan penanganan dapat segera ditindaklanjuti dan aktivitas masyarakat berangsur kembali normal.

“Pemkab Pessel akan mendorong percepatan penanganan pascabencana ini. Kita ingin Tapan segera bangkit dan pulih sehingga masyarakat bisa kembali menjalankan aktivitas seperti biasa,” tutur Hendrajoni.

Tak hanya berfokus pada penanganan darurat, Hendrajoni juga menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan dukungan pemerintah pusat bagi pembangunan di Kabupaten Pesisir Selatan, termasuk untuk mendukung pemulihan wilayah yang terdampak bencana.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Pesisir Selatan Darmansyah, Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan Zainal Arifin, Kepala Pelaksana BPBD Pessel Armen, Kepala Dinas PUPR Pessel Jaferi, Kepala Dinas Sosial PPrPA Pessel Ilham Rahmadsyah Putra, sejumlah staf ahli, Camat Ranah Ampek Hulu Tapan Agnes Dheno Arnas, serta Kapolsek BAB Tapan IPTU Usman Kamal.

Melalui peninjauan langsung tersebut, pemerintah daerah berharap penanganan bencana dapat berjalan semakin terkoordinasi, distribusi bantuan berlangsung cepat, dan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi. Upaya pemulihan pun diharapkan terus berlanjut agar masyarakat Ranah Ampek Hulu Tapan dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed