PESISIR SELATAN – Panitia pelaksana PWI Health Fun Run 5K Mandeh terus mengintensifkan promosi untuk menyukseskan ajang olahraga lari yang dijadwalkan berlangsung pada 7 November 2026 di Kawasan Wisata Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat.
Tak sekadar mengajak masyarakat berolahraga, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan pesona wisata bahari Mandeh kepada khalayak luas. Dengan latar panorama pesisir yang memikat, PWI Health Fun Run 5K Mandeh diharapkan menjadi perpaduan antara olahraga, rekreasi, dan promosi pariwisata daerah.
Untuk menjangkau lebih banyak calon peserta, panitia menggencarkan promosi melalui berbagai saluran, mulai dari pemasangan spanduk di sejumlah titik strategis, pemberitaan media online, hingga publikasi di media sosial seperti Instagram, TikTok, Facebook, dan platform digital lainnya.
Kadis Disparbudpora Pessel Ronald Bernando, yang juga Ketua Pelaksana PWI Health Fun Run 5K Mandeh, mengatakan promosi terus dilakukan agar informasi mengenai kegiatan tersebut semakin luas menjangkau masyarakat.
“Kami terus melakukan promosi melalui berbagai media, baik pemasangan spanduk, pemberitaan media online, maupun media sosial. Harapannya, informasi mengenai kegiatan ini semakin luas diketahui masyarakat sehingga partisipasi peserta dapat terus meningkat,” ujar Ronald kepada wartawan, Minggu (18/10/2026).
Menurutnya, penyebarluasan informasi menjadi salah satu langkah penting untuk menarik minat masyarakat, komunitas lari, dan pencinta olahraga agar ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Apalagi, Kawasan Wisata Mandeh memiliki daya tarik tersendiri dengan panorama alam pesisir yang menjadi kebanggaan Kabupaten Pesisir Selatan. Kehadiran peserta dari berbagai daerah diharapkan turut memperluas promosi destinasi wisata unggulan tersebut.
PWI Health Fun Run 5K Mandeh akan mengambil titik start dan finis di Amphitheater Puncak Paku, Sungai Nyalo, Kawasan Wisata Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan.
Lokasi ini diharapkan memberikan pengalaman berbeda bagi peserta. Selain menjaga kebugaran melalui olahraga lari sejauh lima kilometer, peserta juga dapat menikmati suasana alam Mandeh yang dikenal dengan keindahan kawasan pesisirnya.
Untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, panitia menyediakan mekanisme pendaftaran yang praktis. Calon peserta dapat mendaftar dengan memindai barcode pada spanduk promosi atau menghubungi nomor WhatsApp yang tercantum pada media publikasi tersebut.
Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp150.000 per peserta. Dengan biaya itu, peserta akan mendapatkan fasilitas berupa jersey dan snack.
Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan hadiah doorprize dengan total nilai mencapai puluhan juta rupiah. Berbagai hadiah tersebut diharapkan semakin menambah antusiasme masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini.
Panitia mengajak masyarakat, komunitas lari, pencinta olahraga, serta berbagai kalangan untuk segera mendaftarkan diri dan tidak melewatkan kesempatan mengikuti ajang olahraga yang mengusung semangat kesehatan sekaligus promosi wisata tersebut.
PWI Health Fun Run 5K Mandeh tidak hanya berorientasi pada aktivitas olahraga dan rekreasi. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu sarana memperkuat promosi pariwisata Kabupaten Pesisir Selatan.
Melalui kehadiran peserta dari berbagai daerah, keindahan Mandeh diharapkan semakin dikenal luas. Aktivitas peserta selama kegiatan juga berpotensi memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal, mulai dari sektor kuliner, penginapan, hingga layanan pariwisata lainnya.
Karena itu, dukungan berbagai pihak menjadi penting untuk menyukseskan pelaksanaan kegiatan pada 7 November mendatang. Pemerintah daerah, masyarakat, komunitas olahraga, pelaku pariwisata, serta mitra pendukung diharapkan dapat bersinergi agar kegiatan berjalan lancar.
Dengan promosi yang terus digencarkan, kemudahan pendaftaran, serta daya tarik wisata yang ditawarkan, PWI Health Fun Run 5K Mandeh diharapkan mampu menarik partisipasi masyarakat secara lebih luas.
Pada akhirnya, kegiatan ini bukan sekadar tentang berlari sejauh lima kilometer, melainkan juga tentang membangun kebiasaan hidup sehat, mempererat kebersamaan, dan memperkenalkan pesona wisata Mandeh kepada masyarakat yang lebih luas.
















