Dua Jabatan Strategis Berganti di Pessel, Hendrajoni Tekankan Kinerja, Pengawasan, dan Pelayanan Publik

DAERAH, HEADLINE136 Dilihat

PESISIR SELATAN — Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Hendrajoni, melantik dan mengambil sumpah jabatan Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Langkisau serta Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu (21/10/2026).

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan profesionalisme aparatur, serta mendorong optimalisasi pelayanan publik di daerah itu.

Dalam pelantikan tersebut, Hendrajoni mengangkat Zainal Arifin, yang saat ini menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, sebagai Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Langkisau untuk periode 2026–2030. Sebelumnya, Zainal Arifin menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dewan Pengawas.

Selain itu, Bupati Hendrajoni juga melantik Yespi Nawiarsih sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan. Ia menggantikan Ihksan Busra, yang memasuki masa pensiun.

Dalam sambutannya, Hendrajoni menegaskan bahwa pejabat yang dilantik harus mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, meningkatkan kinerja, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Secara khusus, ia meminta Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Langkisau menjalankan fungsi pengawasan secara optimal, terutama dalam meningkatkan cakupan pelayanan air bersih yang hingga kini masih belum menjangkau sebagian besar penduduk Pesisir Selatan.

Menurut Hendrajoni, Perumda Air Minum Tirta Langkisau memiliki dua fungsi utama, yakni memberikan pelayanan publik melalui penyediaan air bersih yang memenuhi persyaratan kesehatan serta menghasilkan keuntungan untuk mendukung pendapatan daerah.

“Perumda Air Minum Tirta Langkisau memiliki dua fungsi, yaitu fungsi pelayanan publik dan fungsi bisnis. Karena itu, perusahaan harus mampu menyediakan kebutuhan air bersih bagi masyarakat sekaligus memperoleh laba untuk menunjang kegiatan operasional, pengembangan, dan kemajuan perusahaan,” ujarnya.

Hendrajoni mengungkapkan, cakupan pelayanan PDAM Tirta Langkisau saat ini baru mencapai sekitar 26 persen dari jumlah penduduk Kabupaten Pesisir Selatan. Kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus dijawab melalui perencanaan dan langkah strategis agar semakin banyak masyarakat memperoleh akses air minum.

Ia menargetkan cakupan pelayanan dapat meningkat hingga 35–40 persen pada akhir periode jabatan Dewan Pengawas 2026–2030.

“Cakupan pelayanan saat ini baru sekitar 26 persen masih sangat jauh dari yang kita harapkan. Karena itu, saya berharap dalam periode jabatan Dewan Pengawas sekarang, cakupan pelayanan dapat ditingkatkan sehingga pada akhir masa jabatan nanti lebih dari 35 hingga 40 persen masyarakat Pesisir Selatan sudah mendapatkan layanan air minum,” katanya.

Untuk mewujudkan target tersebut, Hendrajoni meminta Dewan Pengawas aktif mengevaluasi kinerja perusahaan, termasuk mengkaji laporan keuangan secara berkala, baik triwulanan, semesteran maupun tahunan. Pengawasan itu diperlukan untuk memastikan program berjalan sesuai perencanaan dan mencegah potensi penyimpangan dalam pengelolaan maupun pertanggungjawaban keuangan.

Ia juga berharap Dewan Pengawas mampu memberikan saran dan pertimbangan yang konstruktif kepada jajaran pengelola perusahaan sehingga kinerja keuangan dan operasional PDAM semakin sehat serta mampu berkontribusi terhadap pendapatan daerah.

Sementara itu, pelantikan Yespi Nawiarsih sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Pesisir Selatan diharapkan dapat memperkuat dukungan administrasi dan fasilitasi terhadap pelaksanaan tugas DPRD. Jabatan tersebut memiliki peran penting dalam menunjang kelancaran kegiatan kedewanan serta koordinasi kelembagaan antara legislatif dan pemerintah daerah.

Kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim, para staf ahli bupati, asisten, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.

Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berharap para pejabat yang mendapat amanah mampu meningkatkan profesionalisme, memperkuat akuntabilitas, dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *