PESISIR SELATAN – Tim sepak bola wanita ASBWI (Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia) Kabupaten Pesisir Selatan resmi dilepas untuk mengikuti Kejuaraan Sepak Bola Wanita yang berlangsung pada 24–25 Oktober 2026 di Lapangan Anak Air, By Pass, Kota Padang.
Pelepasan tim dilakukan langsung oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pesisir Selatan, M. Adli, di Sekretariat KONI Pessel, Jumat (23/10/2026). Keberangkatan ini menjadi langkah penting bagi tim ASBWI Pessel untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menjaga eksistensi sepak bola wanita daerah di tingkat Sumatera Barat.
Sebanyak 22 orang tergabung dalam rombongan ASBWI Pessel. Para atlet berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan, dengan pusat kegiatan tim berada di Kambang, Kecamatan Lengayang.
Ketua ASBWI Pessel, Mardironi, turut bertindak sebagai pelatih sekaligus ofisial tim. Dengan persiapan yang telah dilakukan, skuad putri Pesisir Selatan diharapkan mampu tampil maksimal, menjaga kekompakan, dan bersaing menghadapi tim-tim peserta lainnya.
Dalam sambutannya, M. Adli menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada ASBWI Pessel atas persiapan dan semangat yang ditunjukkan dalam menghadapi kejuaraan tersebut.
Menurutnya, keikutsertaan tim dalam kompetisi bukan hanya tentang mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta membuktikan bahwa sepak bola wanita Pesisir Selatan memiliki potensi untuk terus berkembang.
“Kami dari KONI Pesisir Selatan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada ASBWI Pessel yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti kejuaraan ini. Kami berharap seluruh atlet dapat bertanding dengan penuh semangat, menjaga kekompakan, dan memberikan penampilan terbaik,” ujar M. Adli.
Ia menegaskan, setiap atlet yang turun membawa nama Pesisir Selatan memiliki tanggung jawab untuk menjaga kehormatan daerah, baik melalui penampilan di lapangan maupun sikap selama mengikuti pertandingan.
Karena itu, para pemain diminta menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan dan perangkat pertandingan, serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi setiap tantangan.
M. Adli juga mengingatkan bahwa hasil pertandingan memang penting, tetapi proses, disiplin, kerja sama tim, dan sikap profesional merupakan bagian tak terpisahkan dari pembinaan olahraga.
“Bertandinglah dengan penuh percaya diri, tetap disiplin, dan junjung tinggi sportivitas. Menang atau kalah adalah bagian dari kompetisi, tetapi menjaga nama baik daerah dan menunjukkan permainan terbaik merupakan hal yang harus menjadi prioritas,” tutur M. Adli.
Selain memberikan dukungan moril, KONI Pessel juga menyarankan agar pengelola tim ASBWI berkoordinasi dan melaporkan agenda keikutsertaan mereka kepada Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (ASKAB PSSI) Pesisir Selatan.
Koordinasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat komunikasi antarlembaga olahraga, menyelaraskan pembinaan, serta membuka ruang sinergi dalam pengembangan sepak bola wanita di daerah.
Keikutsertaan ASBWI Pessel dalam kejuaraan ini juga membawa harapan besar. Dalam perjalanan sepak bola wanita Sumatera Barat, Pesisir Selatan termasuk daerah yang diperhitungkan dan dinilai memiliki peluang untuk melangkah hingga babak final.
Potensi tersebut menjadi modal berharga bagi tim untuk menghadapi pertandingan dengan optimisme. Namun, peluang itu tentu harus dibarengi kerja keras, kesiapan fisik, strategi yang tepat, dan kekompakan seluruh pemain.
Bagi Pesisir Selatan, kejuaraan ini bukan sekadar agenda pertandingan selama dua hari. Lebih dari itu, kompetisi tersebut menjadi kesempatan untuk mengukur hasil pembinaan atlet, meningkatkan jam terbang, serta memperlihatkan bahwa atlet sepak bola wanita daerah mampu bersaing di tingkat provinsi.
Dukungan dari KONI Pessel diharapkan menjadi suntikan semangat bagi para pemain untuk tampil percaya diri dan membawa pulang hasil terbaik.
Dengan komposisi atlet dari berbagai kecamatan, ASBWI Pessel juga menjadi gambaran potensi sepak bola wanita yang tumbuh di tengah masyarakat. Talenta-talenta tersebut perlu terus dibina agar dapat berkembang menjadi kekuatan olahraga daerah yang berkelanjutan.
Kini, tantangan berada di lapangan. Tim ASBWI Pessel diharapkan mampu memanfaatkan setiap kesempatan, bermain dengan semangat juang tinggi, serta menjadikan kejuaraan ini sebagai panggung untuk membuktikan kualitas sepak bola wanita Pesisir Selatan.
KONI Pessel berharap para atlet pulang membawa hasil membanggakan, pengalaman berharga, dan semangat baru untuk terus meningkatkan prestasi olahraga, khususnya sepak bola wanita di Kabupaten Pesisir Selatan.




















