PESISIR SELATAN — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat nasionalisme kembali digaungkan di tengah masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Selatan dari Fraksi NasDem, Dani Sopian, mengajak seluruh masyarakat untuk ikut memeriahkan momentum kemerdekaan dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, lingkungan tempat tinggal, maupun tempat usaha masing-masing.
Menurut Dani, memasang Bendera Merah Putih bukan sekadar tradisi tahunan menjelang 17 Agustus. Lebih dari itu, pengibaran bendera merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus simbol kecintaan masyarakat kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Ini bukan hanya soal memasang bendera. Ini adalah bentuk penghormatan kita kepada para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan Indonesia,” kata Dani Sopian, Rabu (12/8/2026).
Ia berharap semarak HUT ke-81 RI dapat dirasakan hingga ke pelosok nagari di Kabupaten Pesisir Selatan. Menurutnya, suasana kemerdekaan akan semakin terasa apabila seluruh elemen masyarakat ikut mengambil bagian, tanpa memandang latar belakang maupun kondisi ekonomi.
Dani juga mengajak para pemuda, tokoh masyarakat, aparatur pemerintahan nagari, organisasi kemasyarakatan, hingga pelaku usaha untuk menjadi penggerak dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan.
“Kalau bukan kita yang menjaga dan merawat semangat kemerdekaan ini, siapa lagi. Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Pesisir Selatan adalah masyarakat yang cinta tanah air,” ujarnya.
Bagi Dani, kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati melalui upacara seremonial. Semangat perjuangan para pendahulu bangsa harus diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kepedulian terhadap lingkungan, gotong royong, menjaga persatuan serta ikut membangun daerah.
Ia menilai momentum HUT RI juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk kembali mengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini lahir dari perjuangan panjang dan pengorbanan yang tidak sedikit.
Karena itu, ia meminta masyarakat tidak menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk tidak ikut memeriahkan peringatan kemerdekaan.
“Tidak perlu dengan sesuatu yang mahal. Mengibarkan Merah Putih di depan rumah saja sudah menjadi bagian dari rasa cinta kita kepada bangsa dan negara,” ucapnya lagi.
Dani berharap mulai dari pusat kota Kabupaten Pesisir Selatan hingga nagari-nagari, nuansa merah putih dapat terlihat menghiasi lingkungan masyarakat. Menurutnya, pemandangan tersebut bukan hanya memperindah suasana perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa Indonesia memiliki sejarah perjuangan yang harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari kita isi kemerdekaan dengan hal-hal positif, menjaga persatuan dan bersama-sama membangun Pesisir Selatan agar semakin maju,” tuturnya.
Momentum HUT ke-81 RI, pada akhirnya bukan hanya tentang merayakan usia kemerdekaan yang terus bertambah, tetapi tentang bagaimana masyarakat mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata dan menjaga nilai-nilai perjuangan agar tetap hidup di tengah perubahan zaman.















