PESISIR SELATAN – Kabar duka menyelimuti masyarakat Nagari Sungai Gayo Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Seorang putra daerah yang bertugas sebagai prajurit TNI, Pratu Rizki Kurniawan, dilaporkan gugur dalam insiden di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (17/8/2026).
Pratu Rizki Kurniawan diketahui merupakan warga Kampung Koto, Nagari Sungai Gayo Lumpo. Kabar meninggalnya prajurit Yonif 133/Yudha Sakti tersebut telah diterima pihak pemerintahan nagari dari jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0311/Pesisir Selatan.
Wali Nagari Sungai Gayo Lumpo, Novinol Edi, membenarkan kabar tersebut saat dikonfirmasi pada Selasa (18/8/2026).
“Benar, warga Sungai Gayo Lumpo. Untuk kampungnya, Kampung Koto, Sungai Gayo Lumpo,” kata Novinol.
Ia menjelaskan, pihak nagari memperoleh informasi mengenai meninggalnya Pratu Rizki Kurniawan pada Senin. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada pihak keluarga.
“Kabar meninggalnya, kami dapat informasi dari Kodim. Selanjutnya, dari Kodim menyampaikan ke pihak keluarga,” ujarnya.
Kepergian Pratu Rizki Kurniawan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Sungai Gayo Lumpo. Novinol menyebut almarhum merupakan salah satu generasi terbaik yang telah mengabdikan diri kepada negara.
“Kami atas nama nagari mengucapkan belasungkawa. Rizki adalah generasi terbaik. Semoga keluarga bisa tabah dan almarhum ditempatkan di sisi-Nya,” tuturnya.
Sebelumnya, beredar informasi bahwa Pratu Rizki Kurniawan menjadi korban dalam insiden kontak tembak di Distrik Jila. Informasi yang beredar di media sosial menyebut, bahwa insiden itu terjadi pada Senin pagi dan melibatkan kelompok bersenjata.
Sejumlah informasi yang beredar juga menyebut terdapat personel lain yang mengalami luka tembak dalam kejadian tersebut. Namun, terkait kronologi lengkap, jumlah korban, maupun detail insiden, masih diperlukan keterangan resmi dari pihak berwenang.
Pihak keluarga dan masyarakat Nagari Sungai Gayo Lumpo kini menunggu kedatangan jenazah Pratu Rizki Kurniawan untuk kemudian dimakamkan di kampung halaman.
Menurut Novinol, jenazah almarhum direncanakan dimakamkan pada Rabu (19/8/2026) di pandam kuburan keluarga di Kampung Koto, Nagari Sungai Gayo Lumpo.
Persiapan pemakaman telah dilakukan oleh keluarga bersama pemerintah nagari dan masyarakat setempat. Sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada prajurit yang gugur dalam tugas, prosesi pemakaman juga akan dilaksanakan dengan upacara pelepasan secara militer.
“Berkemungkinan jam 11 siang sampainya, dan jadi Irupnya Danrem,” ucap Novinol.
Kepergian Pratu Rizki Kurniawan menjadi duka tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Pesisir Selatan. Putra Sungai Gayo Lumpo itu kini dikenang sebagai prajurit yang mengemban tugas negara jauh dari kampung halaman hingga akhir pengabdiannya. (*)




















