PESISIR SELATAN — Arus lalu lintas di jalur utama Padang-Painan, tepatnya di kawasan Sibingke, Nagari Siguntur Muda, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, mendadak tersendat hingga lumpuh pada Rabu (26/8/2026) malam.
Sebuah truk pengangkut Crude Palm Oil (CPO) mengalami kecelakaan tunggal setelah diduga gagal menanjak. Truk tersebut kemudian terbalik dan melintang di tengah badan jalan, membuat kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas.
Situasi semakin parah karena muatan CPO yang dibawa truk tumpah ke permukaan jalan. Selain menutup akses kendaraan, tumpahan minyak sawit tersebut juga membuat badan jalan membutuhkan penanganan dan pembersihan sebelum kembali aman dilalui.
Anggota Satlantas Polres Pessel, Aiptu Riki, mengatakan hingga pukul 21.00 WIB, jalur utama Padang-Painan di lokasi kejadian masih belum bisa dilewati kendaraan.
“Telah terjadi kecelakaan truk CPO gagal menanjak yang mengakibatkan terbalik dan menghalangi badan jalan serta mengakibatkan tumpahan CPO,” kata Aiptu Riki melalui live report yang diunggah akun resmi Satlantas Polres Pessel.
Akibat kejadian tersebut, antrean kendaraan mengular di jalur yang menjadi salah satu akses utama penghubung Kota Padang dengan Kabupaten Pesisir Selatan.
Kawasan Sibingke sendiri berada di Nagari Siguntur Muda. Lokasinya merupakan bagian dari lintasan utama Padang-Painan dan menjadi jalur yang cukup ramai dilalui kendaraan, terutama kendaraan yang bergerak antara Kota Padang dan wilayah Pesisir Selatan.
Untuk mengurai kemacetan sekaligus mencegah kendaraan terjebak di sekitar lokasi kecelakaan, petugas mengimbau pengendara untuk sementara menggunakan jalur alternatif melalui kawasan wisata Mandeh.
Pengendara dari arah Painan menuju Padang dapat mengambil jalur melalui Simpang Bungus dan selanjutnya menuju kawasan Mandeh.
Sementara kendaraan dari arah Simpang Tarusan menuju Padang dapat memilih jalur Carocok Anau dan kemudian melanjutkan perjalanan melalui kawasan Mandeh.
Pengalihan arus tersebut diberlakukan hingga proses evakuasi truk dan pembersihan tumpahan CPO di badan jalan selesai dilakukan.
Di lokasi kejadian, petugas masih berupaya membuka kembali jalur yang tertutup badan truk. Mobil crane didatangkan untuk mengangkat sekaligus memindahkan kendaraan berat tersebut dari tengah jalan.
Tak hanya evakuasi truk, penanganan tumpahan CPO juga menjadi perhatian petugas. Bantuan mobil pemadam kebakaran juga diminta untuk melakukan penyiraman dan pembersihan permukaan jalan yang terkena tumpahan minyak.
Langkah tersebut diperlukan karena sisa CPO di badan jalan berpotensi membuat permukaan menjadi licin dan membahayakan pengendara apabila jalur langsung dibuka tanpa proses pembersihan.
“Kami mengupayakan agar kendaraan segera dievakuasi dan jalan dapat dibersihkan. Mudah-mudahan upaya tersebut bisa segera dilaksanakan sehingga arus lalu lintas Padang-Painan kembali lancar,” ujar Aiptu Riki.
Hingga Rabu malam, petugas masih melakukan penanganan di lokasi. Pengendara yang hendak melintas dari Padang menuju Painan maupun sebaliknya diminta menghindari kawasan Sibingke untuk sementara waktu dan memilih jalur alternatif melalui Mandeh.
Pengguna jalan juga diimbau tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan, mengingat kondisi jalur utama masih dalam proses evakuasi dan pembersihan.














