Viral Video Dugaan Penyalahgunaan Narkotika di Medsos, Satresnarkoba Polres Pessel Amankan Ibu Rumah Tangga

PESISIR SELATAN – Sebuah video berdurasi 14 detik yang memperlihatkan dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika jenis sabu viral di media sosial Facebook. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pesisir Selatan bergerak cepat dan mengamankan seorang perempuan berinisial GN (39).

GN yang diketahui merupakan seorang ibu rumah tangga diamankan petugas di rumahnya di Kampung Ambacang, Kenagarian Sawah Laweh, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Penindakan dilakukan setelah polisi memperoleh informasi mengenai beredarnya video dan foto di media sosial yang diduga memperlihatkan dua perempuan tengah mengonsumsi narkotika jenis sabu.

Mendapat informasi tersebut, jajaran Satresnarkoba Polres Pesisir Selatan melakukan penyelidikan untuk memastikan identitas dan keberadaan orang yang diduga berkaitan dengan tayangan tersebut.

Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mendatangi kediaman GN. Polisi kemudian melakukan penggeledahan terhadap badan dan rumah yang bersangkutan.

Namun, dari hasil penggeledahan tersebut, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika.

Polisi kemudian melakukan pengembangan terhadap seorang perempuan lainnya berinisial FR yang diduga turut terlihat dalam video tersebut. Berdasarkan keterangan orang tua, FR diketahui telah berangkat ke Singapura.

Orang tua FR selanjutnya turut dibawa ke Mapolres Pesisir Selatan untuk dimintai keterangan untuk kepentingan penyelidikan dan pendalaman kasus.

Kasat Narkoba Polres Pesisir Selatan AKP Hardi Yasmar mengatakan, pihaknya bergerak setelah mendapatkan informasi dari masyarakat terkait video dan foto yang beredar di media sosial.

“Setelah mendapatkan informasi tersebut, kami langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi dan keberadaan orang yang diduga terlibat. Kami juga melakukan penggeledahan, namun dari hasil penggeledahan belum ditemukan barang bukti narkotika,” kata AKP Hardi Yasmar.

Menurutnya, penanganan perkara tersebut masih dalam tahap pendalaman. Polisi juga akan melakukan pemeriksaan terhadap pihak yang diamankan, termasuk tes urine serta menggali keterangan untuk mengetahui secara utuh rangkaian peristiwa yang terjadi.

“Kami masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman. Kami tidak hanya melihat dari video yang beredar, tetapi juga akan memastikan fakta-fakta berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang ada,” ujarnya.

Hardi menegaskan, pihaknya tidak akan mengabaikan setiap informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkotika. Setiap informasi akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur,” ucapnya.

Saat ini GN masih diamankan di Mapolres Pesisir Selatan untuk menjalani serangkaian pemeriksaan. Polisi juga masih mendalami keberadaan dan keterlibatan pihak lain yang disebut dalam informasi tersebut.

Satresnarkoba Polres Pesisir Selatan memastikan proses penanganan dilakukan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. Status hukum GN maupun pihak lainnya nantinya ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang diperoleh penyidik.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan hanya berdasarkan konten yang beredar di media sosial. Setiap dugaan tindak pidana tetap harus dibuktikan melalui proses penyelidikan dan penyidikan sesuai ketentuan hukum.

Kasus tersebut kini masih dalam penanganan Satresnarkoba Polres Pesisir Selatan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *