Pessel Tembus 99 Medali di Porprov XVI Sumbar, Biliar Menggila dengan 3 Emas

DAERAH, HEADLINE, OLAHRAGA173 Dilihat

PESISIR SELATAN – Kontingen Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) terus menunjukkan taringnya pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Hingga Minggu (11/10/2026) pukul 19.30 WIB, atlet dari daerah berjuluk Negeri Sejuta Pesona itu, berhasil mengumpulkan 99 medali, terdiri dari 18 emas, 28 perak, dan 53 perunggu.

Perolehan tersebut menjadi bukti perjuangan para atlet Pessel yang terus berkompetisi di tengah ketatnya persaingan olahraga tingkat provinsi. Di balik setiap medali, ada kerja keras atlet, pelatih, ofisial, serta dukungan berbagai pihak yang mengiringi perjuangan kontingen.

Cabang olahraga (cabor) biliar menjadi salah satu penyumbang emas terbesar bagi Pessel. Hingga pembaruan data terakhir, biliar telah mengoleksi tiga medali emas, satu perak, dan dua perunggu.

Petanque juga tampil impresif dengan raihan tiga emas dan tiga perunggu. Sementara itu, taekwondo menyumbangkan dua emas, dua perak, dan empat perunggu. Prestasi tersebut memperlihatkan bahwa Pessel memiliki kekuatan yang cukup merata di sejumlah cabang olahraga.

Aero sport dan karate turut memberikan kontribusi penting. Aero sport mengoleksi dua emas dan enam perunggu, sedangkan karate meraih dua emas dan satu perunggu.

Dari cabang olahraga lainnya, dayung berhasil menyumbangkan satu emas, empat perak, dan empat perunggu. Teqball menambah satu emas, satu perak, dan dua perunggu. Menembak meraih satu emas dan dua perak, sedangkan bridge mengoleksi satu emas dan tiga perak.

Pordasi berkuda memanah menyumbangkan satu emas dan satu perak. Selancar ombak juga mencatatkan satu emas dan tiga perunggu.

Perjuangan kontingen Pessel tidak hanya bertumpu pada cabang olahraga penyumbang emas. Sejumlah cabor lainnya ikut mempertebal pundi-pundi medali melalui perjuangan yang tak kalah sengit.

Gulat menyumbangkan enam medali perak dan dua perunggu. Sepak takraw yang dipertandingkan di Pessel sebagai tuan rumah menyumbangkan empat perak dan tiga perunggu.

Floorball meraih satu perak dan dua perunggu. Judo menyumbangkan satu perak dan satu perunggu, begitu pula bola tangan yang berada di bawah naungan ABTI dengan satu perak dan satu perunggu.

Balap motor atau grass track turut menyumbangkan satu perak dan tiga perunggu. Sementara itu, pickleball yang menjalani debut pada Porprov kali ini berhasil membawa pulang tiga medali perunggu.

Tambahan medali juga datang dari sambo, pencak silat, wushu, dan tarung derajat yang masing-masing menyumbangkan dua perunggu. Cricket, aquatik, gateball, wood ball, dan bulutangkis masing-masing meraih satu perunggu.

Ketua KONI Kabupaten Pesisir Selatan, M. Adli, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan pengurus cabang olahraga yang telah berjuang membawa nama daerah di ajang Porprov XVI Sumatera Barat 2026.

Menurutnya, setiap medali yang diraih merupakan buah dari proses latihan, kedisiplinan, pengorbanan, dan semangat juang atlet. Capaian tersebut juga harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi, bukan alasan untuk cepat berpuas diri.

Ia menegaskan, semangat kebersamaan harus tetap dijaga hingga seluruh rangkaian pertandingan selesai. Atlet yang telah meraih medali diharapkan terus mempertahankan performa, sedangkan atlet yang belum memperoleh hasil maksimal diminta tetap berjuang dan menjadikan pengalaman bertanding sebagai bahan evaluasi.

“Bersatu, berjuang, raih prestasi. Itulah semangat yang harus terus kita jaga. Kami mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah memberikan kemampuan terbaiknya untuk Pesisir Selatan,” ujar M. Adli.

Menurutnya, KONI Pessel juga akan terus melakukan evaluasi terhadap capaian setiap cabang olahraga, termasuk memetakan potensi atlet, kebutuhan pembinaan, serta aspek teknis yang perlu diperbaiki untuk menghadapi kompetisi berikutnya.

Ia menyebut, Porprov bukan sekadar ajang mengumpulkan medali, melainkan juga momentum mengukur hasil pembinaan olahraga daerah. Dari arena inilah lahir pengalaman, mental bertanding, dan peluang bagi atlet untuk melangkah ke kompetisi yang lebih tinggi.

Dengan total sementara 99 medali, perjuangan kontingen Pessel masih menjadi perhatian hingga penutupan pertandingan. Setiap tambahan medali akan menjadi catatan penting dalam perjalanan atlet membawa nama Kabupaten Pesisir Selatan di panggung olahraga Sumatera Barat.

“Bagi Pessel, perjuangan belum berhenti pada angka. Semangat untuk terus berprestasi, menjaga sportivitas, dan membangun kekuatan olahraga daerah harus tetap menjadi tujuan utama,” tutur M. Adli.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *