Oplus_131072
PESISIR SELATAN — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pesisir Selatan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah selatan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Dua pelajar diamankan saat melintas menggunakan sepeda motor di Kampung Air Dingin, Kenagarian Bukit Buai, Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, Rabu (24/6/2026) malam.
Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial JOP (21) dan Z (17), warga Kecamatan Pancung Soal. Dari tangan keduanya, polisi menyita tiga paket sabu ukuran sedang yang diduga siap edar.
Kasat Narkoba Polres Pesisir Selatan, AKP Hardi Yasmar, mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas transaksi narkotika di kawasan Kampung Air Dingin.
“Informasi dari masyarakat langsung kami tindak lanjuti dengan penyelidikan dan pengintaian oleh tim opsnal. Setelah memastikan target, petugas melakukan penindakan dan berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” ujar AKP Hardi Yasmar.
Menurutnya, saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan yang disaksikan oleh warga setempat, petugas menemukan tiga paket sabu yang terbungkus plastik klip bening.
Selain narkotika, polisi juga mengamankan dua unit telepon genggam merek Oppo warna biru serta satu unit sepeda motor Honda CRF warna hijau tanpa nomor polisi yang digunakan oleh para terduga pelaku.
“Dari hasil interogasi awal, kedua terduga pelaku mengakui bahwa barang bukti tersebut berada dalam penguasaan mereka. Saat ini keduanya telah diamankan di Mapolres Pessel untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” katanya.
AKP Hardi Yasmar menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemberantasan terhadap peredaran narkoba hingga ke pelosok daerah. Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.
“Perang melawan narkoba tidak pernah berhenti. Kami membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Setiap informasi yang diberikan akan sangat membantu dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika,” pungkasnya.
Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat salah satu terduga pelaku masih berstatus anak di bawah umur. Polisi kini terus mendalami asal-usul barang haram tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan pemasok yang terlibat dalam peredaran narkotika di wilayah Pesisir Selatan.
Saat ini penyidik Satresnarkoba Polres Pesisir Selatan masih melengkapi administrasi penyidikan, menyita seluruh barang bukti, serta melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.
![]()
