PESISIR SELATAN – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah pondok beserta kandang sapi milik seorang petani di Lubuk Agung, Kampung Laban, Kenagarian Salido, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan. Selain meluluhlantakkan bangunan, peristiwa tersebut juga menghanguskan tiga unit sepeda motor dan sejumlah peralatan pertanian dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp70 juta.
Kapolsek IV Jurai IPTU Budi Setiawan, bersama Pawas Polres Pesisir Selatan IPDA Hendra Susanto, personel SPKT Polres Pesisir Selatan, serta anggota Polsek IV Jurai turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Korban diketahui bernama Jasril (71), seorang petani warga Kampung Laban, Kenagarian Salido, Kecamatan IV Jurai.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran bermula pada Kamis (9/7/2026). Sekitar pukul 19.00 WIB, korban meninggalkan rumah pondok yang berada di area kebunnya untuk kembali ke kediaman utama.
Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 23.00 WIB, korban menerima telepon dari seorang saksi yang mengabarkan bahwa rumah pondok dan kandang sapi miliknya telah dilalap api.
Mendapat kabar tersebut, korban segera menuju lokasi. Namun saat tiba, kobaran api sudah membesar. Warga yang lebih dahulu berada di lokasi berupaya memadamkan api secara swadaya, tetapi besarnya kobaran membuat bangunan tidak dapat diselamatkan hingga akhirnya hangus terbakar.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga sumber api berasal dari perapian yang sebelumnya digunakan di sekitar kandang sapi. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Akibat kebakaran tersebut, satu unit rumah pondok berukuran 3 x 3 meter dengan konstruksi dinding papan dan beratap seng hangus terbakar. Api juga melahap kandang sapi berukuran 4 x 6 meter yang berada tidak jauh dari pondok.
Selain bangunan, tiga unit sepeda motor masing-masing Honda Supra Fit, Yamaha Mio, dan Yamaha Mio Soul ikut hangus dilalap api. Sejumlah aset pertanian seperti satu unit mesin pompa air, satu unit kipas padi, serta enam karung pupuk kimia juga tidak berhasil diselamatkan.
Di tengah musibah tersebut, dua ekor sapi milik korban berhasil dievakuasi oleh warga sekitar. Meski selamat, keduanya mengalami luka bakar akibat terpapar kobaran api.
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp70 juta.
Saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kebakaran sekaligus mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan api di sekitar bangunan berbahan kayu maupun area kandang ternak, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.















